Perempuan Diharapkan Ambil Peran Jaga Kelestarian Lingkungan

Editor: Satmoko Budi Santoso

LOMBOK BARAT – Selain mengambil peran dalam bidang politik, ekonomi dan pembangunan, kaum perempuan juga diharapkan berperan penting dalam gerakan penyelamatan dan pelestarian lingkungan dari ancaman kerusakan.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua TP. PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati di acara penanaman pohon mangrove bersama ibu PKK bersama personel TNI Korem 162 Wira Bhakti dalam Acara Perempuan Peduli Mangrove di Pantai Cemara, Kabupaten Lombok Barat, Senin (11/3/2019).

“Tidak saja berkutat pada satu bidang, dalam hal menjaga kelestarian lingkungan, perempuan dan organisasi perempuan juga harus ikut ambil bagian,” kata Niken.

Ia juga berharap, gerakan perempuan peduli mangrove bisa memberi inspirasi, memberi pengetahuan bagi organisasi wanita dimana pun untuk mulai memperhatikan kelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut juga ditujukan sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan membangun peran perempuan dalam mitigasi bencana serta perubahan iklim di wilayah pesisir.

“Gerakan perempuan peduli mangrove juga dilakukan beranjak dari keprihatinan atas kondisi ekosistem mangrove di Indonesia yang memerlukan uluran tangan dari masyarakat, termasuk kaum perempuan,” katanya.

Kepala Staf Korem 162/WB, Letkol Inf. Endarwan Yansori, menyampaikan, mangrove sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Antara lain, sebagai penyerap polutan, penyimpan karbon, wisata alam, pelindung pantai dari abrasi dan tsunami, serta tempat berlindung berbagai macam fauna ekosistem payau.

“Saya berharap gerakan semacam ini bisa terus digalakkan masyarakat di NTB. Termasuk organisasi perempuan sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan, terutama pantai dari ancaman abrasi. Mangrove yang kita tanam dapat memberi manfaat untuk kita semua,” katanya.

Lihat juga...