Antisipasi Listrik Padam, Sekolah Siapkan Genset untuk UNBK
Editor: Satmoko Budi Santoso
BALIKPAPAN – Untuk mengantisipasi padamnya listrik saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), sejumlah sekolah di kota Balikpapan menyiapkan genset.
SMA Negeri 1 misalnya telah mempersiapkan genset sebesar 10 ribu megawatt selama pelaksanaan UNBK.
Waka Kurikulum SMA Negeri 1 Balikpapan, Sugiatna, menjelaskan, daya yang disiapkan itu hanya mampu memenuhi kebutuhan 180 unit komputer yang terbagi dalam lima ruangan laboratorium komputer. Kendati cukup minim pihaknya tetap mengantisipasi dengan genset yang ada.
“Kita masih was-was juga soal pemadaman listrik saat pelaksanaan nanti. Tapi kepala sekolah telah menyediakan genset 10 mega watt di sini,” ungkapnya.
Adapun jumlah siswa yang akan melaksanakan UNBK untuk SMA Negeri 1 Balikpapan ini terdapat 475 murid dan dalam pelaksanaan UNBK nanti akan dibagi menjadi tiga sesi.
“Komputer kami terbatas, jadi hanya bisa 140 saja, 40 lainnya itu untuk back-up, jadi kami bagi tiga sesi anak-anak ujian,” jelasnya.
Dia berharap pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer ini dapat berjalan lancar sesuai dengan target.
Sementara itu, PLN Wilayah Kaltimra telah menyiagakan posko maupun personel untuk tetap siaga selama pelaksanaan UNBK dan Pemilu. Siaga itu dilakukan untuk mempersiapkan segala hal dan memastikan pasokan listrik lancar selama kegiatan berlangsung.
“PLN memiliki tanggung jawab untuk mengamankan pasokan listrik untuk semua kegiatan Pemilihan Umum, dengan melakukan pemetaan terhadap objek-objek yang dianggap vital sesuai dengan agenda Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif pada 17 April 2019 mendatang,” ungkap Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Kaltimra, Leonardo Buntoro.
Selama dua pekan nanti, PLN Unit Induk Wilayah Kaltimra menyiagakan 47 Posko Siaga yang tersebar, 195 personel siaga, 21 Unit Gardu Bergerak (UGB), 6 Unit Kabel dan Kubikel Bergerak (UKKB), 41 Unit Genset di Kantor ULP, serta 15 Unit Uninterruptible Power Supply (UPS) yang tersebar di UP3 Balikpapan, Samarinda, Berau, Bontang dan Tarakan.