Terkait Rabies, Pulau Lombok Masih Aman
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
MATARAM — Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Budi Septiani memastikan rabies hanya terjadi di Pulau Sumbawa, yaitu Kabupaten Dompu dan Kabupaten Sumbawa, sementara Pulau Lombok masih aman.
“Hasil pemeriksaan kami, untuk Pulau Lombok masih aman dari rabies, meski demikian tetap siaga,” kata Budi di Mataram, Jum’at (15/2/2019).
Ia mengatakan, sebagai langkah pencegahan dan memastikan rabies tidak masuk Pulau Lombok, Dinas Peternakan dan dan Kesehatan Hewan bersama Balai Karantina terus melakukan pemantauan, termasuk melakukan razia, terutama anjing liar yang tidak bertuan.
Langkah persuasif juga dilakukan, dengan melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat yang tidak faham rabies, sehingga pencegahan dini bisa dilakukan.
“Masyarakat banyak juga yang tidak tahu, makanya ketika mendapatkan gigitan, hanya membersihkan secara tradisional saja, membilas dengan air,” katanya.
Dikatakan, penularan rabies sendiri sudah sampai perbatasan Bima dan Sumbawa, sehingga dibutuhkan langkah penanganan cepat dan tepat.
Lebih lanjut Budi menambahkan, koordinasi dengan Pemda setempat, termasuk Dinas Kesehatan juga telah dilakukan untuk melakukan langkah penanganan.
Kepala Dinas Kesehatan NTB, Nurhandini Eka Dewi sebelumnya mengatakan, sebagai upaya mencegah semakin meluasnya penularan di Pulau Sumbawa, khususnya Kabupaten Dompu, Dikes telah melakukan penyuntikan vaksin dan serum bagi masyarakat yang terkena gigitan anjing
Dikatakan, berdasarkan update data terakhir, Dikes NTB sejak Agustus 2018 hingga 5 Februari 2019 jumlah masyarakat yang digigit mencapai 527, dimana 5 orang diantaranya meninggal akibat tertular rabies.
Vaksinasi diberikan kepada masyarakat yang telah digigit anjing, selain sebagai upaya mencegah penularan lebih luas, juga mencegah virus menjalar ke saraf dan bisa mengakibatkan kematian.
Nurhandini menambahkan, sebagai langkah perventif mencegah penularan virus rabies pada manusia dan supaya tidak tertular, begitu digigit, kaki atau bagian tubuh digigit dicuci pakai sabun untuk membunuh kuman. Pada hari digigit langsung di vaksinasi sampai minggu kedua dan sebulan setelahnya, itu SOPnya.