Bupati Pantau Langsung Pencairan Dana Korban Gempa Lombok
Editor: Koko Triarko
LOMBOK TIMUR – Guna memastikan proses pencairan dana stimulan bagi masyarakat korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat, berlangsung aman dan lancar, Danrem 162 Wira Bhakti, Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, bersama Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmi, melakukan pemantauan langsung di lapangan.
“Proses pencairan dana stimulan masyarakat korban gempa Lombok hari ini berjalan dengan baik dan lancar,” kata Rizal, saat memantau proses pencairan di Kecamatan Pohgading, Lombok Timur, Kamis (7/2/2019).
Proses pencairan dilakukan dilakukan dengan sistem satu pintu. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, melalui Pokmas untuk pencairan dana, sehingga proses pembangunan rumah lebih cepat dan masyarakat bisa kembali ke rumah dengan nyaman.
Menurutnya, proses pencairan dana melalui satu pintu, sebagai hasil kerja sama seluruh stakeholders, baik BRI, Pemda, TNI, POLRI, BPBD dan lainnya, sehingga bisa melakukan percepatan pencairan dana secara terpadu.
“Hari ini, ada tujuh kecamatan di Kabupaten Lombok Timur yang melakukan pencairan dana, khususnya untuk rumah rusak ringan dan sedang,” katanya.
Menurutnya, hal tersebut merupakan trobosan yang cukup baik, dan juga bisa dijadikan contoh untuk kegiatan-kegiatan berikutnya, termasuk rumah yang rusak berat pada minggu berikutnya.
Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmi, menjelaskan, rumah yang rusak di wilayah Kabupaten Lombok Timur mencapai 26.000 unit, dengan rincian 9.000 rusak berat dan sisanya 18.000 rusak ringan dan sedang.
“Hingga saat ini, rumah yang rusak berat sudah dikerjakan sekitar 2.000, dan masih ada sekitar 7.000 yang belum tertangani dengan baik, karena kekurangan aplikator,” terangnya.
Khusus untuk rumah yang rusak ringan dan sedang secara administrasi lebih ringan dibandingkan dengan rumah rusak berat, sehingga proses pencairannya lebih cepat.
“Minggu depan, kita usahakan untuk rumah rusak berat juga bisa dilakukan pencairan, agar proses percepatan rehab rekon bisa berjalan lancar sesuai harapan,” katanya.
Proses pencairan dana stimulan terpadu satu pintu bagi masyarakat korban gempa, telah berlangsung sejak Rabu 6 Februari 2019, di seluruh Kabupaten/Kota yang secara administrasi sudah lengkap dan siap.