Bupati Banjarnegara Turun Tambal Jalan Berlubang

Editor: Satmoko Budi Santoso

BANJARNEGARA – Jalan Pemuda di depan Kantor Pos Banjarnegara hingga Polres mendadak macet, arus kendaraan tersendat oleh banyaknya warga Kabupaten Banjarnegara yang ingin menyaksikan langsung bupati mereka turun menambal jalan berlubang.

Jalan tersebut merupakan jalan pusat, namun karena banyaknya keluhan masyarakat akan kerusakan jalan, Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, Jumat (15/2/2019) turun langsung memberikan instruksi penambalan lubang-lubang di jalan.

Aksi bupati ini mengundang warga yang melintas untuk berhenti dan menyaksikan. Ada yang mengabadikan dalam foto maupun video.

Beberapa pengguna jalan yang melintas juga mengacungkan jempol terhadap aksi bupati Banjarnegara ini. Beberapa kali bupati juga tampak memberikan contoh langsung penambalan jalan kepada pekerja.

ʺBanyak sekali keluhan tentang kerusakan jalan dan kondisi lubang-lubang di jalan memang membahayakan pengendara. Sehingga meskipun ini termasuk jalan nasional, tetap kita upayakan untuk ditambal, demi keselamatan pengendara,ʺ kata Budhi Sarwono, sambil memberikan instruksi kepada pekerja.

Bupati menjelaskan, sebenarnya semua keluhan masyarakat sudah disampaikan ke pihak Bina Marga provinsi hingga kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Namun pengajuan tersebut masih dalam proses, sehingga memakan waktu cukup lama. Karena itu pihaknya berinisiatif untuk melakukan penambalan jalan sendiri.

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak, jika dibiarkan terus-menerus selama musim penghujan, akan bertambah rusak dan kerusakan juga melebar. Sementara sudah ada beberapa warga yang mengalami kecelakaan akibat terperosok jalan berlubang.

ʺBerbagai upaya pengajuan perbaikan jalan ini ke pusat sudah kita lakukan. Baik melalui surat resmi, telepon, hingga datang langsung ke Bina Marga provinsi. Namun tetap masih harus menunggu proses. Sehingga penambalan jalan ini kita lakukan, sebagai respon cepat terhadap keluhan warga tentang jalan berlubang maupun jalan rusak di pusat kota. Selain itu sebagai antisipasi agar jalan tidak bertambah rusak akibat hujan,ʺ jelas Bupati.

Dalam penambalan lubang jalan ini, Bupati memilih menggunakan aspal dingin sehingga jalan bisa langsung dilalui kendaraan.

Menurutnya, meskipun lebih mahal, namun lebih praktis dan tidak memakan waktu lama dalam pengerjaannya. Karena musim hujan, pengerjaan penambalan jalan harus berpacu dengan hujan.

Sebagian besar wilayah Kabupaten Banjarnegara merupakan daerah pegunungan dengan kontur tanah yang gembur. Sehingga intensitas hujan yang tinggi akhir-akhir ini menyebabkan banyak jalanan yang rusak.

Jalan yang rusak antara lain di ruas jalan wilayah Kecamatan Pagentan, Kecamatan Pejawaran dan Kecamatan Batur yang berada di dataran tinggi Dieng.

Lihat juga...