Warga inisiatif buka donasi perbaikan Jalan Wanasari-Wanajaya

Editor: Koko Triarko

BEKASI, Cendana News – Forum Peduli Lingkungan Wanasari Wanajaya (FPLWW) membuka donasi untuk memperbaiki jalan penghubung antara Kelurahan Wanasari dan Desa Wanajaya di sekitar Pasar Rengas, Cibitung Kabupaten Bekasi.

Open donasi dilakukan karena keprihatinan jalan rusak yang telah lama dikeluhkan warga, tapi tidak kunjung ada perbaikan.

“Banyak yang jatuh di situ. Banyak lubang dan dalam,” ungkap Ketua FPLWW, Sukri Sulaiman, Kamis (17/11/2022).

Dia mengaku selalu membawa aspirasi tentang perbaikan jalan Pasar Rengas setiap tahunnya dalam Musrenbang, baik di Kelurahan Wanasari maupun Desa Wanajaya.

Namun, aspirasi itu belum mendapat respon Pemda Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, pada April 2022 lalu Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan berkunjung ke lokasi Pasar Rengas untuk agenda sidak Kali Sadang. Saat itu kondisi jalan pun telah dilaporkan langsung.

“Kepada beliau (Pj Bupati) kami laporkan tentang kondisi jalan, tapi sampai sekarang belum ada respon maksimal,” katanya.

Menurut Sukri, jalan itu dulu pernah diaspal tapi tidak kuat lama.

Ketika turun hujan, aspalnya langsung hilang dan membuat jalan itu tambah rusak.

“Lubangnya jadi dalam,” ungkap Sukri.

Forum FPLWW juga sudah melakukan audiensi dengan beberapa politisi dari PKS dan mereka menyatakan siap memperjuangkan.

Bahkan saat audiensi dengan Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Budi MM dan Caleg dari Dapil Cibitung, tanggapannya akan dibantu dan diteruskan ke dinas terkait.

“Tapi, hasilnya jalan tetap rusak tidak ada perbaikan,” kata Sukri.

Lelah menunggu hal yang belum pasti, akhirnya Forum RT-RW sekitar Pasar Rengas membuat Forum FPLWW itu.

Ada sekitar sepuluh RW yang tergabung dalam gerakan ini pada tanggal 5 November 2022.

Dari Wanasari ada RW 034, 038, 042, dan 030. Dari Wanajaya ada RW 007, 009, 010, 011, 012, dan 014.

Sukri mengatakan, kondisi jalan makin rusak dan masyarakat lelah menunggu dari pemerintah.

Sehingga muncul gerakan forum tersebut untuk melakukan swadaya murni dari masyarakat.

“Kami akan memperbaiki sebisanya dengan anggaran Rp78 juta,” ungkap Sukri.

Sejak diluncurkan dari awal hingga pertengahan November ini sudah terkumpul dana swadaya sebesar Rp41,5 juta.

“Bagi warga yang mau berpartisipasi bisa menghubungi: 085777715717,” kata Sukri.

Sampai saat ini, pengumpulan dana terus dilakukan sampai dengan hari-H pengecoran jalan.

Sukri terus mengajak RT dan RW sekitar untuk ikut bergotong royong partisipasi demi kepentingan lingkungan.

Sesuai notulen terbaru, pengurukan puing mulai dilaksanakan pada Rabu 23 November 2022.

Kemudian dengan berbagai pertimbangan, penggecoran dilaksanakan pada hari Sabtu 26 November 2022.

Pengecoran jalan dengan 8 molen kapasitas 7 kubik kualitas K-300.

Setelah pengecoran jalan Pasar Rengas, akan dilakukan penutupan sampai tanggal 30 November 2022.

Selama penutupan jalan Pasar Rengas, akses kendaraan motor melalui gang-gang di RT 008, akses mobil melalui jalan RT 006 ke arah Selang Nangka.

Terkait pengaktifan saluran air dari TK Mutiara Insan ke arah Kali Sadang, dan lebar badan jalan depan pedagang pisang, akan dilakukan penanganan oleh tim panitia. Dan, bila perlu melibatkan pihak terkait.

Lihat juga...