Awali Tahun 2023 Pemkot Bekasi sosialisasikan sejumlah program

BEKASI, Cendana News – Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengundang 79 awak media untuk melakukan sosialisasi dan konsolidasi program-program pemerintah kota setempat.

Sosialisasi dan konsolidasi dengan awak media juga sebagai bentuk refleksi awal tahun Pemerintah Kota Bekasi.

Refleksi dan sosialisasi konsolidasi bersama awak media itu agar ke depan Pemerintah Kota Bekasi bisa terus mengembangkan program-program terbaiknya untuk optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Salah satunya, mempertahankan dan memperluas jaringan informasi terkait Layanan Kesehatan Masyarakat berbasis Nomor Induk Kependudukan (LKM-NIK).

LKM-NIK merupakan program asuransi kesehatan dari Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan.

Program tersebut bekerja sama dengan BPJS Kesehatan yang sasarannya adalah warga Kota Bekasi yang tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan.

“LKM-NIK merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk mewujudkan pelayanan kesehatan terbaik bagi para warga secara merata,” kata Tri dalam sosialisasi tersebut.

Dia menjelaskan, bahwa dengan menggandeng BPJS Kesehatan program LKM-NIK masih terus berjalan.

Terutama bagi warga yang belum memiliki BPJS Kesehatan, dan akan dapat pengobatan secara gratis di Puskesmas hanya dengan menunjukkan KTP.

Meskipun demikian, Pemerintah Kota Bekasi akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan.

Kemudian, warga yang belum memiliki kartu BPJS bisa dibantu untuk dialihkan ke asuransi BPJS yang ditanggung Pemerintah.

“Caranya dengan menyerahkan nomor KTP untuk didaftarkan ke BPJS,” jelas Tri.

Selain LKM-NIK yang masih berjalan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi juga meluncurkan layanan PELANDUK BERTANDUK.

Program tersebut merupakan pelayanan aktivasi KTP Eletronik menjadi KTP Digital yang sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Warga Bekasi bisa mengunjungi gerai dan Mal Pelayanan Publik atau Kecamatan domisili masing-masing untuk aktivasi KTP Digital.

Bahkan, pendaftarannya bisa dilakukan secara online, lebih mudah dan lebih cepat.

“Dan, tentunya ke depan KTP Digital ini akan bisa diakses dari ponsel pintar masing-masing tanpa perlu bawa kartu ke mana-mana,” ucap Tri.

Tri menjelaskan, bahwa KTP Digital akan terintergrasi menjadi satu data terpadu antara satu fitur kependudukan dengan fitur lainnya, seperti BPJS Kesehatan, Sertifikat Vaksin.

“Dan, baru-baru ini aktivasi KTP menjadi NPWP yang booth-nya ada di kantor Pemkot Bekasi,” tambah Tri.

Dia mengatakan, sosialisasi dan konsolidasi program-program tersebut menjadi penting untuk disebarluaskan kepada masyarakat.Terutama terkait tertib Administrasi Kependudukan.

Tertib Administrasi Kependudukan menjadi konsen Tri Adhianto, karena semua pelayanan di era digitalisasi sekarang ini semua terintegrasi menjadi satu melalui NIK.

“Maka, penting bagi para warga untuk mengetahui informasi seperti ini,” katanya.

Dia meminta agar para rekan media menyampaikan informasi penting tersebut kepada masyarakat.

Sebab, untuk program layanan kesehatan bisa dengan menunjukkan NIK pada KTP yang nantinya bisa didata, dicatat, dan didaftarkan oleh BPJS Kesehatan untuk bisa memiliki kartunya.

Apalagi, kalau sudah dikonversi atau diaktivasi menjadi KTP Digital. Ke mana-mana cukup menunjukkan KTP Digital yang ada di ponsel.

“Pendaftaran apapun juga jadi lebih mudah tanpa perlu lagi menunjukkan fisik KTP,” ucap Tri.

Tri menegaskan, bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

Tidak akan dipersulit, karena memang mendapatkan pelayanan terbaik adalah hak mereka.

Laporkan saja ke Instagram @mastriadhianto jika memang dirasa ada kendala yang menyebabkan sulitnya mendapatkan pelayanan.

“Akan saya tegur, dan luruskan. Jadi, silakan urus segala keperluan tanpa perlu ragu,” tutupnya.

Lihat juga...