Bawaslu Bekasi Ingin Satpol PP Tiap Hari Tertibkan APK

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Sepanjang 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi menerima lima belas jenis dugaan pelanggaran Pemilu, yang didominasi dugaan pelanggaran Alat Peraga Kampanye (APK) dan tindak pidana Pemilu.

“Dugaan pelanggaran Pemilu, sampai pertengahan Januari ini, diterima Bawaslu ada 15 jenis pelanggaran. Yang mendominasi masih APK,“ kata Komisioner Bawaslu Kota Bekasi, Ali Mahyail, usai diskusi Pojok Pengawasan di Sekrtariat Bawaslu dengan tema Pemuda dan Demokerasi, Kamis (17/1/2017).

Komisioner Bawaslu, Ali Mahyail -Foto: M Amin

Sedangkan  dua temuan, yakni Caleg yang membagikan selai bersetiker calon tertentu, dan ada temuan lurah foto bersama dengan salah satu Caleg, menggunakan spanduk calon, yang diduga dilakukan di kantor kelurahan.

Dari temuan tersebut, saat ini sudah dalam tahap proses administrasi dengan melakukan pemanggilan langsung, guna diklarifikasi.

Ali Mahyail, dalam kesempatan itu mengakui, maraknya APK di lapangan yang terpasang memenuhi berbagai sudut di Bekasi, tanpa terkecuali di pohon dan lainnya.

Tetapi, dalam hal ini Bawaslu melalui Panwascam hanya bisa melakukan pendataan pelanggaran, yang menertibkan adalah Satpol PP.

“Kendala penertiban ada di Satpol PP,” tandas Ali, sembari menyebut, bahwa Satpol PP beralasan belum memiliki anggaran untuk melakukan penertiban.

Bawaslu, lanjut dia, sifatnya hanya merekomendasikan ke Satpol, terkait lokasi yang pelanggaran APK. Tetapi selama ini, Satpol PP meskipun sudah direkomendasikan tidak melakukan penertiban.

Dalam rangka mengatasi hal tersebut, sambung Ali, Bawaslu, Satpol PP, Dinas Perhubungan sudah melakukan koordinasi. Hingga disepakati akan melakukan penetiban serentak pada 24 Januari mendatang.

Pada Kamis (17/1/), penertiban dilakukan untuk stiker di kendaraan plat kuning, seperti Angkutan Kota.

“Bawaslu tentu menginginkan Satpol PP bisa melakukan penertiban APK setiap hari, sesuai rekomendasi Bawaslu di tempat yang dilarang. Tetapi, kan Satpol PP selama ini baru kerja kalau turun langsung bersama Bawaslu,” tutup Ali.

Lihat juga...