Tiga Kantong Jenasah Korban Pesawat Jatuh Tiba di Pelabuhan JICT

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

JAKARTA —- Sebanyak tiga kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang tiba di Pelabuhan JICT Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan menggunakan kapal KN SAR Drupada milik Basarnas.

Menurut Kepala Urusan DVI Subbid Dokpol Biddokkes Polda Metro Jaya, Kompol Asep Winardi, kantong jenazah tersebut dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Tim SAR juga membawa serpihan pesawat dan dikumpulkan di terpal berwarna putih yang telah disediakan.

Di hari ke enam pencarian ini, Tim SAR gabungan berhasil membawa serpihan pesawat Lion Air PK-LQP dengan ukuran lebih besar dibandingkan dengan sebelumnya. Terlihat ada benda berbentuk lingkaran dari besi, serpihan berupa lembaran seng yang telah rusak, pelampung, dan roda pesawat.

Roda tersebut dibawa menggunakan Landing Craft Utility (LCU) KRI Banda Aceh, dari perairan Tanjung Karawang, pada pukul 13.16 WIB, dan tiba di JICT II pada pukul 14.41 WIB. Pantauan di lokasi ban tersebut sudah dalam kondisi pecah.

Belum diketahui akan dibawa ke mana roda tersebut. Berdasarkan informasi, roda tersebut akan dibawa ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Selanjutnya tim SAR gabungan juga telah menemukan roda pada bagian belakang. Tetapi roda tersebut belum diangkat dari perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Beberapa serpihan seprihan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat tiba di Pelabuhan JICT Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/11/2018). Foto: Lina Fitria

Selain roda, kata Yudho, tim juga sudah menemukan badan pesawat. “Badan pesawat belum diangkat, masih dikoordinasikan dengan penyelam,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi belum memberikan komentar atas penemuan tersebut.

Diketahui selama enam hari pencarian, tim evakuasi gabungan telah berhasil mengumpulkan 75 kantong jenazah.

Lihat juga...