Tabur Puja Posdaya Kenanga Tepat Sasaran
Editor: Mahadeva WS
PADANG – Pembentukan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya), di kawasan padat penduduk, oleh Koperasi Serba Usaha (KSU) Dewantara Ranah Minang (Derami), Kota Padang, Sumatera Barat, terlihat tepat sasaran.
Jumlah penduduk yang mencapai 500 orang, di kawasan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur, Padang, menjadikan keberadaan Posdaya Kenanga, memiliki peran begitu bagus. Meski ada catatan yang menyatakan, cukup banyak tunggakan kredit.
Ketua Posdaya Kenanga, Eli Basrida, mengatakan, secara umum, ekonomi masyarakat di lingkungan Jati Baru, ditopang usaha dagang dan usaha mikro. Kawasanya berada di lingkungan sekolah, masjid, dan perkotaan. Memiliki potensi yang bagus, hadirnya Tabur Puja melalui pinjaman lunak, berpotensi bisa tergarap dengan baik. “Dari 100 lebih anggota, sekarang tersisa 33 orang lagi. Kenapa bisa begitu, karena banyak tunggakan kredit, jadi saya cut saja, dan uang kas yang ada di Posdaya menutupi uang kredit yang diserahkan ke KSU Derami melalui Tabur Puja,” katanya, Kamis (15/11/2018).
Di awal berdirinya Posdaya Kenanga, keberadaan Tabur Puja menjadi penopang kebutuhan modal usaha masyarakat. Namun, masyarakat malah tidak membayarkan pinjaman kreditnya, sementara, usaha yang dilakukan bisa berjalan dengan baik.
Dengan kondisi tersebut, Posdaya Kenanga, bersikap tegas kepada anggota yang tidak membayar kredit. “Harus lah, di cut atau dihapus dari ke anggotaan. Kebijakan itu bukanlah membuat Posdaya Kenanga goyang, bahkan dengan adanya kebijakan itu, menjadi contoh bagi anggota lainnya, jika membayar lancar, maka Tabur Puja akan memberikan pinjaman dengan mudah,” tandasnya.
Saat ini, dari 33 orang anggota, pinjaman yang tersalurkan telah mencapai Rp5 juta. Hal tersebut menggambarkan, ekonomi masyarakat di sekita Posdaya Kenanga telah kuat, dan mulai menuju ekonomi yang mandiri.
Kendati menghadapi kendala, Tabur Puja tetap akan memberikan pinjaman modal usaha, asalkan digunakan untuk pengembang usaha dan bukan untuk konsumtif lainnya. Pembayaran kredit dilakukan lancar, usaha tumbuh dengan baik, adalah misi KSU Derami melalui Posdaya, yaitu untuk mengentaskan kemiskinan.
“Masyarakat di sini memang tinggal di kawasan perkotaan. Namun, secara ekonomi masyarakat bisa dikatakan cukup banyak ekonomi lemah. Mereka ini lah, yang dibantu koperasi, mengarahkan masyarakat menjalankan roda ekonomi melalui membuka usaha,” jelasnya.
Eli menyebut, meski ada kebijakan memberhentikan anggota disetiap pekannya, pengajuan pinjaman modal usaha tetap masuk ke meja Posdaya Kenanga. Setiap pekan, ada tiga orang masyarakat yang diterima pengajuan pinjamannya.
Membantu masyarakat yang menghadapi persoalan modal usaha, yang dilakukan Posdaya Kenanga, mendapatkan perhatian dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang. “Sekarang yang manjadi anggota koperasi, atau yang tergabung dengan Posdaya, mempunyai kesempatan ikut pelatihan. Nah hal ini menjadi poin juga, untuk membina anggota Posdaya, supaya bisa mengembangkan usahanya,” jelas Bendahara KSU Derami Padang tersebut.
Posdaya Kenanga tidak akan pernah bisa terlepas dari KSU Derami Padang. Keberadaan Posdaya Kenanga, berkat unit usaha yang ada di koperasi yaitu Tabur Puja, yang digerakan untuk membantu masyarakat ekonomi lemah, yang selama ini sulit mendapatkan pinjaman karena persoalan angunan. “Di Posdaya, angunan itu ya, hanya untuk sosial saja. Sosial maksudnya, hanya kepercayaan dan kenal. Tidak ada angunan lainnya,” pungkasnya.