Seluruh Desa di DIY, Ditargetkan Terkoneksi Wifi Gratis
YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menargetkan seluruh desa dan kelurahan di lima kabupaten dan kota setempat, dapat terkoneksi dengan jaringan wifi, yang bisa dimanfaatkan masyarakat secara gratis di 2019.
“Jumlah desa di DIY ada 400-an, 2019 nanti kita targetkan sudah semuanya terhubung dengan wifi,” kata Asisten Sekda Bidang Keistimewaan Setda DIY, Didik Purwadi, Kamis (29/11/2018).
Di 2018, Pemda DIY juga memulai program koneksi wifi secara gratis, khusus untuk desa-desa budaya dan kawasan Malioboro. Program wifi di seluruh desa di DIY, akan menggunakan anggaran Dana Keistimewaan (Danais). Penggunaan danais untuk program itu, cukup relevan. Selain karena, membuat masyarakat menjadi melek teknologi informasi, juga bermanfaat sebagai sarana penguatan nilai-nilai kebudayaan masyarakat desa.
“Pemda DIY, sudah punya Jogja Istimewa Televisi (JITV), yang saat ini masih melalui streaming. Nah targetnya dengan adanya sambungan wifi, semua bisa nonton, sehingga televisi budaya ini bisa sampai ke masyarakat,” ungkapnya.
Program koneksi wifi gratis sebagai upaya untuk membuat masyarakat melek teknologi, dan mempercepat pembangunan di level perdesaan. Upaya itu juga bertujuan untuk membangun kesiapan masyarakat menghadapi era revolusi industri 4.0. “Sehingga bagaimana pun kita ingin IT bisa menjadi kebutuhan masyarakat,” tandasnya.
Guna meningkatkan inovasi fi kalangan milenial, dengan memanfaatkan IT, Pemda DIY telah memfasilitasi co working space, yang bisa diakses secara gratis oleh masyarakat. Di ruangan itu, generasi muda bisa membuat karya-karya kreatif digital yang didukung peralatan yang memadai.
Menurutnya, untuk membangun kesiapan masyarakat menghadapi era revolusi industri 4.0, Pemda DIY juga menggandeng kalangan akademisi. “Dunia kampus juga sangat berperan apalagi berbagai keputusan yang diambil harus berbasis riset,” pungkasnya. (Ant)