Seleksi CPNS, Pelamar Harus Penuhi Passing Grade
MANADO — Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Utara (Sulut), Femmy Suluh, mengatakan untuk lolos ke seleksi selanjutnya, pelamar yang mengikuti tes CPNS harus memenuhi ambang batas (passing grade).
“Setiap item penilaian memiliki standar nilai. Peserta yang tidak mencapai standar nilai atau ambang batas, tidak lolos,” kata Suluh di Manado, Rabu (31/10/2018).
Saat ini sebanyak 2.589 pelamar mulai mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado.
Tes yang diikuti dua ribuan lebih pelamar ini memiliki tiga bobot penilaian penting yaitu tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum dan tes kepribadian.
Setiap tes, kata dia, memiliki ambang batas nilai yang harus dipenuhi pelamar, tes wawasan kebangsaan (bobot 75), tes kepribadian (bobot 143) dan tes intelegensi (bobot 80).
“Harus memenuhi ambang batas yang ditetapkan, bila hasil tesnya tidak memenuhi bobot ambang batas yang ditetapkan tidak akan mengikuti tahapan tes selanjutnya,” katanya.
Apabila mampu memenuhi abang batas yang ditetapkan, kata Suluh, pelamar dapat mengikuti tahapan selanjutnya yaitu tes kompetensi bidang.
“Nantinya para peserta akan diuji menurut bidang masing masing. Tes ini menjadi penentu kelulusan menjadi CPNS,” ujarnya.
Sebanyak 2.589 pelamar yang mengikuti tes kompetensi dasar ini akan berkompetisi mengisi sebanyak 417 formasi.
Formasi CPNS Pemprov Sulut pada tahun ini terdistribusi pada tenaga guru SMA/SMK (325 orang), tenaga teknis (38 orang) dan tenaga kesehatan (54 orang).
“Saya menjamin dalam pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018 tidak ada titipan. Para peserta seleksi hanya bisa mengandalkan diri sendiri dan tidak boleh ada bantuan pihak lain,” kata Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, saat memantau pelaksanaan tes di Manado.
Menurut gubernur, saat ini seleksi CPNS dilaksanakan berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT). Penggunaan sistem tersebut sangat transparan dan terbuka, sehingga hasil yang dicapai didasarkan pada kemampuan sendiri dan bukan orang lain.
“Sistem penerimaan CPNS sekarang tidak seperti dulu lagi. Tidak ada lagi minta tolong ke orang lain supaya bisa lulus. Kuncinya harus giat belajar,” ujarnya.
Olly berharap hasil seleksi setiap peserta dapat memenuhi batas nilai yang ditentukan. “Saya mengimbau kepada adik-adik untuk berdoa dahulu supaya Tuhan memberkati dengan rahmat dan kasihNya sehingga semuanya bisa memenuhi passing grade,” kata Olly.
Kepala Kantor Regional XI BKN Manado, Wakiran mengatakan tes CPNS Pemprov Sulut yang diikuti sebanyak 2.589 peserta akan mengisi kuota sebanyak 417 CPNS. Tes ini berlangsung empat sesi setiap harinya dan setiap sesi diisi 200 peserta.
“Untuk Pemprov Sulut berlangsung selama tiga hari. Setelah itu tes CPNS kabupaten/kota,” beber Wakiran. (Ant)