Penerapan Ganjil Genap Meluas ke GT Tambun

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

BEKASI — Deputy General Manager Traffic Managemen Tol Jakarta-Cikampek, Cece Kosasih mengatakan, pemberlakukan ganjil genap melaui Gerbang Tol (GT) Tambun, melalui Grandwisata, Kabupaten Bekasi masih tahap sosialisasi.

Deputy General Manager Traffic Managemen Tol Jakarta-Cikampek, Cece Kosasih. Foto: Muhammad Amin

Penerapan genap ganjil di GT Tambun karena belum efektifnya penerapan ganjil genap di GT Bekasi Barat dan Timur Kota Bekasi.

“Penerapan ganjil genap di GT Tambun, bentuk evaluasi kami dan Dinas Perhubungan Darat, bahwa pemberlakuan perlu diperluas,” kata Cece, usai melihat langsung sosialisasi di GT Tambun, Kamis (15/11/2018).

Dikatakan, pemberlakuan tersebut harapannya untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di ruas tol Jakarta-Cikampek. Saat ini hanya sosialisasi, tidak ada penindakan. Jasa Marga sifatnya hanya membantu dan kebijakan ada di Pemerintah daerah.

“Berdasarkan evaluasi, setiap harinya arus lalulintas di GT Tambun terus meningkat seiring pemberlakuan ganjil genap di GT Bekasi Timur dan Barat,” tandas Cece.

Lebih lanjutnya, dia mengatakan bahwa pemberlakuan ganjil genap sebenarnya bertujuan agar masyarakat berpindah ke transportasi umum. Yang terjadi, masyarakat yang menggunakan kendaraan roda empat bukan berpindah ke transportasi umum melainkan pindah rute.

Dikonfirmasi sampai kapan sosialisasi dilakukan, Cece mengaku belum tahu pasti. Pihaknya hanya mendukung dengan memfasilitasi seperti menyiapkan sarana prasarana pemasangan spanduk dan player, agar masyarakat memahami dulu bahwa dalam waktu dekat di GT Tambun akan ada penerapan sistem ganjil genap.

“Ini domain pemerintah, Jasa Marga hanya mendukung, mudah-mudahan secepat diberlakukan penerapan ganjil genap di GT Tambun, sehingga lalu lintas Jakarta Cikampek yang saat ini lumayan padatnya bisa berkurang,” pungkasnya.

Lihat juga...