Pemkot Balikpapan Janjikan Pekerjaan pada Atlet Berprestasi
Editor: Satmoko Budi Santoso
BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan menjanjikan lapangan pekerjaan bagi atlet yang berprestasi. Khususnya yang meraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur yang akan digelar pada akhir November 2018.
Wakil Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengungkapkan, pemberian pekerjaan ini sebagai bentuk komitmen dan penghargaan terhadap atlet berprestasi. Hal itu tujuannya agar atlet tidak pindah ke daerah lain dan tetap membela Balikpapan.
“Itu juga supaya mereka tidak berpindah-pindah daerah alias tetap membela Balikpapan. Pemberiaan pekerjaan juga sebagai bentuk penghargaan bagi mereka yang berprestasi,” terangnya, Jumat (2/11/2018).
Dalam persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi yang dilaksanakan di Kabupaten Kutai Timur tersebut, Rahmad minta kepada atlet untuk terus berlatih meningkatkan kemampuan sesuai bidang olah raga yang digeluti.
“Kalau bisa jangan cuma regional atau nasional, tapi rebut juga prestasi internasional. Harumkan nama Balikpapan sekaligus harumkan nama bangsa kita,” kata Rahmad Mas’ud.
Dia menargetkan pada Pekan Olahraga Provinsi tahun ini, kota yang dikenal sebagai kota Madinatul Iman ini harus mendapatkan juara umum 2018.
“Target harus tinggi dan itu harus diupayakan. Apalagi saingan terberat kota kita adalah Samarinda,” celetuknya.
Menurutnya, target itu menjadi semangat dan motivasi setiap atlet dan pengurus cabang olah raga serta KONI meski dengan keterbatasan anggaran.
“Kalau yang namanya kompetisi, bertanding, ya jangan cuma ikut-ikutan. Tapi harus punya keyakinan untuk menang sehingga juara umum bisa diraih,” tandasnya.
Apabila target itu tidak tercapai, Rahmad meminta, agar setiap atlet yang menjadi kontingen Balikpapan tidak berkecil hati dan patah semangat.
“Yang terpenting adalah berusaha. Menjadi baik itu bisa, tapi menjadi yang terbaik, itu luar biasa,” imbuhnya.
Sementara itu, disinggung mengenai janji pekerjaan, Rahmad menambahkan, alasan pemberian pekerjaan itu sebagai jaminan masa depan ketika para atlet sudah pensiun dari keolahragaan.
“Kenapa itu diberikan agar mereka tetap konsisten dalam dunia olah raga, terutama juga untuk masa depannya,” tutup Rahmad Mas’ud.