Chipbar, Cemilan Sehat Berbahan Buah Ciplukan

Editor: Satmoko Budi Santoso

MALANG – Pola gaya hidup sehat, kini mulai banyak diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Aneka inovasi makanan sehat juga mulai bermunculan dan banyak dicari masyarakat. Termasuk cemilan sehat Ciplukan Foodbar (Chipbar), hasil inovasi mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Mereka adalah Danniary Ismail, Choirum Ayun dan M. Alawi Syaiful Anam.

Dijelaskan Danniary, Chipbar hadir untuk merespon pergerakan konsumen di Indonesia yang mulai mengarah pada gaya hidup sehat. Salah satunya melalui cemilan-cemilan yang bisa mengenyangkan dalam sekali makan.

Sesuai dengan namanya, Chipbar adalah produk olahan pangan berbahan dasar buah ciplukan yang merupakan tumbuhan liar. Bahkan selama ini kerap dianggap tanaman pengganggu.

Padahal, menurutnya, buah ciplukan sangat baik bagi kesehatan karena mengandung senyawa metabolik seperti asam malat, alkaloid, tannin, kriptoxantin, provitamin A, vitamin B kompleks dan vitamin C.

“Untuk itu, khasiat ciplukan ini kami tawarkan kepada konsumen melalui snack Ciplukan Foodbar (Chipbar),” jelasnya, Sabtu (17/11/2018).

Chipbar merupakan healty snack yang disajikan dalam bentuk foodbar, lengkapnya terbuat dari buah ciplukan, oat, madu sebagai perekat dan pemanis, serta dipadukan dengan beberapa bahan lainnya.

Disampaikan Danniary, Chipbar memiliki cita rasa yang hampir sama dengan protein bar yang banyak dijual di pasaran yakni rasanya manis dan gurih. Tapi kelebihannya adalah kaya gizi dan tentunya menyehatkan.

Snack sehat Chipbar bisa dikonsumsi oleh siapa pun, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Baik juga dikonsumsi bagi mereka yang sedang melakukan program diet.

“Makanan ringan ini mampu menurunkan hipertensi dan terapi diabetes karena memiliki kandungan yang mampu untuk memperbaiki kinerja insulin,” terangnya. Chipbar dikemas menggunakan alumunium foil serta label menarik untuk menyampaikan nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya.

Disampaikan Danniary, saat ini Chipbar sudah diperjualbelikan dan dibandrol dengan harga yang terjangkau.

“Harga Chipbar sangat terjangkau yakni lima ribu rupiah per bungkus. Dengan harga tersebut, konsumen sudah bisa menikmati kelezatan Chipbar dengan segala manfaat yang terkandung di dalamnya,” ungkapnya. Pemasarannya melalui online dan mengikuti pameran.

Berkat inovasi cemilan sehatnya tersebut, empat mahasiswa UB ini pada 2018 berhasil mendapatkan penghargaan medali emas dari World Young Invention Exhibition serta best invention dalam Asian Young Invention Exhibition.

Lihat juga...