Cegah Banjir, Lumpur Anak Kali Pesanggrahan Dikeruk
JAKARTA – Sedimen lumpur di Anak Kali Pesanggrahan, tepatnya di Jalan Adhi Karya, RW 05, Kedoya Selatan, Jakarta Barat dikeruk. Upaya tersebut dilakukan, untuk mencegah terjadinya banjir.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air, Jakarta Barat, Imron, menyebut, pengerukan lumpur dilakukan hingga mencapai kedalaman dua meter. Hal itu diyakini, sudah dapat meningkatkan daya tampung air. “Kami akan melihat kondisi ke depannya dengan kedalaman dua meter, apakah memang cukup untuk mengalirkan tampungan air yang datang dari hulu,” ujar Imron, Rabu (14/11/2018).
Hasil pengerukan sedimen lumpur tidak dibuang. Lumpur diletakkan di pinggir bantaran kali, untuk memperkuat turap yang sudah ada. Pengerukan anak Kali Pesanggrahan dilakukan, setelah warga mengkhawatirkan air anak Kali Pesanggrahan meluap di musim penghujan kali ini.
Pada Mei 2017, wilayah yang tidak jauh dari lokasi pengerukan, tepatnya di RW 02 Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, terkena dampak banjir, hingga ketinggian 60 sentimeter, akibat luapan air anak Kali Pesanggrahan. Oleh karena itu, pengerukan anak Kali Pesanggerahan akan terus dilakukan. Bila dirasa belum cukup untuk menampung banyaknya debit air saat curah hujan meningkat, pengerukan akan kembali dilakukan. “Kalau kurang nanti kita akan perdalam lagi,” jelas Imron.
Pengerukan sedimen lumpur anak Kali Pesanggrahan menggunakan alat berat backhoe berukuran sedang. Sementara, turap di kali itu belum menggunakan sheetpile atau dinding turap beton, dan masih berupa tanah padat. Setelah pengerukan, akan dilakukan pengecekan trase kali. Kemudian, akan dilakukan normalisasi atau naturalisasi Kali Pesanggarahan. “Harapan kita nanti tidak ada genangan atau banjir di kawasan sini,” pungkasnya. (Ant)