Pembudidaya Sukabumi, Kembangkan Koi Berkualitas Kontes

Ikan Koi - Foto Istimewa

SUKABUMI – Pembudidaya ikan air tawar di Sukabumi, Jawa Barat, mengembangkan ikan koi berkualitas kontes, yang jarang dimiliki oleh pembudidaya maupun penggemar ikan hias di daerah lain.

Koi yang dikembangkan, mempunyai fitur Sumi atau corak hitam pada tubuhnya, seperti jenis Shiro Utsuri, Shiro Bekko, Showa dan beberapa jenis lainnya.  “Kami mengembangkan corak Sumi ini karena sekarang peminatnya cukup tinggi, sehingga perlu benih dan bibit yang berkualitas,” kata Ketua Himpunan Pembudidaya Ikan Koi Sukabumi, Ichwan Hamid, Minggu (14/10/2018).

Menurutnya, para pembudidaya, sengaja meningkatkan produksi benih dan indukan corak Sumi, karena didorong oleh cocoknya air, untuk mengembangkan koi jenis tersebut. Warna dan plat dari motif tersebut, muncul dan menarik.

Koi bercorak Sumi akan dijadikan varian unggulan dari Sukabumi, untuk menyaingi kualitas koi dari Blitar, yang mempunyai berbagai keunggulan. Namun koi bisa menjadi unggulan Sukabumi karena di Blitar kualitas airnya kurang cocok untuk menghasilkan koi bercorak Sumi.

Hingga saat ini, beberapa breeder atau pembudidaya koi, sudah mempunyai bibit bercorak Sumi, yang unggul dan berkualitas, untuk menghasilkan benih-benih yang mempunyai nilai A atau kontes. “Kami punya standarisasi indukan untuk menghasilkan benih yang berkualitas, seperti usia tiga tahun dengan panjang minimal 65 sentimeter, dan bentuk tubuh pun proporsional,” tambahnya.

Di sisi lain, Ichwan mengatakan, untuk pangsa pasar koi di tingkat nasional, saat ini cukup terbuka lebar. Beberapa daerah yang menjadi langganan ikan koi dari Sukabumi, karena kualitasnya yang mumpuni. Adapun harga koi kualitas A, untuk ukuran 30 sentimeter antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Untuk kualitas kontes harganya bisa berlipat ganda, mencapai ratusan juta rupiah. (Ant)

Lihat juga...