IDI Sleman Galang Dana Untuk Penderita Talasemia
SLEMAN – Organisasi profesi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan penggalangan dana sebagai bentuk dukungan dan perhatian pada penderita Talasemia. Kegiatan dilakukan dengan menggelar jalan santai dan senam masal, di Lapangan Pemda Sleman, Minggu (21/10/2018).
Ketua panitia kegiatan, dr Rino Rusdiono Sp.Rad, mengatakan, penyakit Talasemia adalah penyakit keturunan berupa kelainan pada sel darah merah yang menyebabkan penderita mengalami anemia kronis. “Penyakit ini jarang terekspose, dan penderita penyakit ini mencapai ratusan di DIY,” katanya.
Melalui kegiatan itu, diharapkan mampu mengingatkan masyarakat bahwa penderita Talasemia juga perlu mendapat perhatian dan dukungan dari masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami sebagai organisasi profesi IDI, mencoba berbuat sesuatu pada penderita Talasemia, serta mengajak masyarakat untuk memberikan perhatian dan support, sehingga mereka bisa menjalankan kualitas hidupnya dengan lebih baik,” katanya.
Hasil penggalangan dana atau donasi yang diperoleh dalam kegiatan, yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT IDI ke 68 tersebut, akan langsung diserahkan pada Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) DIY.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr Joko Hastaryo M.Kes, mengapresiasi langkah IDI Kabupaten Sleman atas terselenggaranya acara tersebut. “Talasemia adalah salah satu penyakit darah, yang perlu pengobatan jangka panjang. Penderita talasemia membutuhkan pengobatan jangka panjang, biasanya ada solidaritas diantara orangtua penderita penyakit ini,” katanya.
Joko berharap, ke depan IDI Sleman dapat terus melakukan kegiatan serupa, berbaur dengan masyarakat, dalam rangka mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Sleman. Kegiatan senam masal dan jalan santai yang diikuti lebih dari 1.000 orang peserta, dari kalangan tenaga kesehatan dan dokter serta masyarakat umum di Kabupaten Sleman. (Ant)