Dinkes: Penderita DBD Manggarai Barat Meningkat

Ilustrasi - Pasien demam berdarah dengue (DBD) - Dok CDN

KUPANG — Dinas Kesehatan Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur merilis jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di kabupaten itu terus mengalamai peningkatan setiap bulannya.

“Jumlah penderta DBD di kabupaten ini memang meningkat. Dan hal itu mulai terlihat pada bulan Agustus lalu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Manggara Barat Dr. Imaculata Djelulut saat dihubungi dari Kupang, Minggu.

Pada Agustus lalu jumlah penderita mencapai 10 orang, jika dibandingkan pada tahun 2017 dengan bulan yang sama jumlahnya hanya mencapai lima kasus saja.

“Ada perbedaan jumlah kasus jika dibandingkan dengan tahun 2017, dengan bulan yang sama,” ujar dia.

Pada buan September, jumlah penderita DBDnya mengalami kenaikan yang cukup signifikan yakni menjadi 20 orang.

Sementara pada Oktober 2018 yang belum mencapai akhir Oktober ini, jumlahnya sudah mencapai 25 orang.

“Semuanya saat ini sedang dirawat di RS Komodo, Labuan Bajo, untuk ditanggani secepatnya dan mencegah terjadinya penyebaran,” tambah dia.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa, untuk mencegah penyebaran lebih lanjut virus DBD, petugas telah disebar untuk menyemprotkan foging ke setiap rumah warga.

Namun kata dia, pencegahan lebih utamanya dilakukan di rumah masing-masing warga, yakni dengan cara tidak membuang sampah sembarangan.

Di samping itu juga tetap melaksanakan petunjuk pencegahan yang sudah diajarkan petugas kesehatan, yakni dengan cara 3M. Yaitu Menutup, Menguras Mengubur. [Ant]

Lihat juga...