Belajar Sinematografi di Theater Imax Keong Emas TMII
JAKARTA – Theater Imax, Keong Emas Taman Mini Indonesia Indah (TMII), adalah wahana rekreasi, yang terus berinovasi untuk memberi edukasi pengunjung. Salah satu yang dimiliki adalah, EduMovies, sebuah inovasi terbaru mengajak pengunjung mengetahui cara membuat film dengan mudah.

Manager Theater Imax Keong Emas, Ery Subada, mengatakan, program EduMovies, merupakan kegiatan pembelajaran sinematografi dengan memanfaatkan teknologi terbaru. Pembuatan film bisa dilakukan dengan menggunakan smartphone atau ponsel.
Kegiatan itu, hasil kerja sama Teater Imax Keong Emas dan G16 Production, yang didukung tenaga pengajar profesional dan praktisi di dunia perfilman. “Target kami adalah, masyarakat milienial, pelajar dan mahasiswa. Justru anak-anak sangat antusias belajar membuat film di Keong Emas ini,” ujar Ery, Minggu (28/11/2018).
EduMovies yang digelar pada Minggu (28/10/2018), adalah program kedua. Sesi pertama telah digelar pada Minggu 17 Oktober lalu. Ery berharap, kegiatan tersebut, dapat meningkatkan kreatifitas masyarakat, atau para peserta, dalam berkreasi membuat sebuah film. “Kita edukasi kalau membuat film itu mudah, tidak sulit dan murah,” ujarnya.
Mentor EduMovies, Agus Hendrajaya, menyebut, program tersebut menuturkan bagaimana cara membuat film dengan menggunakan ponsel. Apalagi sekarang telepon seluler sudah canggih dengan teknologi yang disematkan. “Nah, itu yang kita manfaatkan yang paling mudah dimana setiap orang bawa hp setiap harinya. Jadi EduMovies untuk mempermudah karena zamannya milienial generasi, sekarang ini,” tukas Agus.
Menurutnya, kemampuan membuat film, sebenarnya sudah bisa dipupuk sejak anak-anak berusia SD hingga SMP. Mereka bisa belajar membuat tutorial pemmembuatan film melalui gawai masing-masing. “Ponsel sekarang canggih-canggih, mereka juga bisa bikin video dari telepon mereka sendiri. Ibu-ibu juga bisa bikin film masakan dari teleponnya. Ini lebih menarik itu kalau mereka bisa bikin film,” ujarnya.
Dalam kegiatan EduMovies, selain materi dasar sinematografi di dalam ruangan. Peserta juga diajak untuk praktek langsung mengambil gambar di wilayah TMII, yaitu di beberapa anjungan dan bisa juga di area teater.
Setelah praktek pengambilan gambar, peserta kembali ke Teater Imax Keong Emas, untuk melakukan editing untuk pembuatan film. “Hasil editing akan ditayangkan di studio teater sebagai karya mereka. Jadi mereka bisa tahu seketika hasil pembuatan filmnya,” jelas Agus.
Selanjutnya di rumah, peserta yang sudah paham cara membuat film, bisa berkreasi seperti membuat tutorial pelajaran sekolah, atau resep masakan kalau itu ibu-ibu. “Program ini untuk membuka keraguan dan ketakutan mereka yang punya ponsel bagus belajar bikin film sehari bisa,” tandasnya.
Nurlaela Hafida, salah satu peserta EduMovies mengaku, menjadi lebih tahu bagaimana proses membuat film. Mulai dari cara mengambil gambar, cari angel, editing, dan dubbing. Saat praktek mengambil gambar, ia bersama lima orang peserta lainnya membidik area Theater Imax Keong Emas. “Hasil praktek bikin film tentang keong emas. lalu diedit, terus diputar di keong emas. Ya, seperti buat film pada umumnya, ada kameramen, sutradara, presenter, dan editing. Jadi kita bagi-bagi tugas saat praktek itu,” tuturnya.
Sebagai penulis skenario di sanggar Ananda, Nurlaela, merasa bertambah ilmu setelah mengikuti pelatihan. Dia bisa membuat film dengan ponsel. “Saya biasa nulis skenario, dengan belajar sinematografi jadi tahu bagaimana kalau edit gambar. bisa nulis, bisa bikin film,” tandasnya.
Direncanakan, kegiatan tersebut, akan dilaksanakan minimal sebulan dua kali. Pembagian kelas reguler, untuk umum setiap Sabtu-Minggu dikenakan biaya Rp200 ribu perorang. Kelas pelajar, dari Senin hingga Jumat, dengan biaya Rp175 ribu. Khusus agen travel tarif Rp120 ribu. Semua peserta akan mendapatkan sertifikat bukti pelatihan EduMovies dari Theater Imax Keong Emas TMII.