Pemkab Aceh Barat Dorong Tumbuhnya Industri Hilir
MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, mendorong pemilik modal untuk membuat industri hilir dalam berbagai sektor untuk meningkatkan nilai tambah berbagai kegiatan usaha pengelolaan sumber daya alam.
Kepala Dinas Perdagangan Aceh Barat, Dr. Teuku Erwansyah di Meulaboh, Sabtu mengatakan, pemerintah akan sedia membantu untuk berbagai sisi yang dibutuhkan sehingga investasi berjalan sesuai rencana.
“Kita harapkan dunia usaha memiliki nilai tambah, salah satunya yang telah kita sosialisasikan saat kunjungan tim Kementrian Perdagangan, yakni menyangkut industri pembuatan ruang/alat pendingin (cold storage) untuk kebutuhan nelayan,” sebutnya.
Tim dari Kementerian Perdagangan, Perindustrian serta pengusaha industri alat pendingin telah hadir ke Aceh Barat pada Kamis (6/9) memberikan sosialisasi membangun industri hilir tersebut untuk menumbuhkan semangat industrilisasi di daerah itu.
Dia berkata, kebutuhan terhadap peralatan pendingin saat ini sangat penting, apalagi daerah itu masyarakatnya banyak nelayan, saat melaut tidak memiliki peralatan alat pendingin sehingga hanya berlayar dalam waktu sangat singkat dan jaraknya pun dekat.
Demikian halnya para pedagang sayur dan pedagang buah – buahan, tidak ada yang menggunakan peralatan pendingin, sehingga barang dagangannya tidak bertahan lama dan tidak segar sehingga menurunkan minat pembeli.
“Melalui workshop yang berlangsung selama satu hari ini ada sasaran yang diharapkan tentunya, pertama hadirnya pengusaha mengelola industri hilir, seperti sektor kelautan dan pedagang di daerah kita lebih berkembang dengan pola – pola modern,” sebutnya.
Hadir pada acara tersebut sembilan orang dari asosiasi pengusaha industri sebagai pemateri dengan peserta kepala dinas, badan dan kantor dari barat selatan Aceh yang diharapkan bisa menularkan strategi pengembangan industri di daerah masing – masing.
Erwansyah berkata, pengusaha dari luar Aceh yang ikut menjadi pemateri itu akan siap membangun industri seperti cold storage, tentunya setelah melihat secara ril pangsa pasar, bukan hanya di Aceh Barat, tetapi untuk wilayah barat selatan Aceh secara umum.
Pemkab Aceh Barat tentunya akan mendorong setiap maksud baik dari dunia usaha di daerah setempat, selain akan ada pembangunan indsutri, akan ada dampak positif lainnya bagi kecukupan semua kebutuhan dunia usaha.
“Nanti mereka evaluasi, kalau memang bagus maka tidak menutup kemungkinan akan dibangun juga industri demikian. Ada 40 peserta perwakilan daerah yang hadir ini nanti juga akan melakukan pemetaan di daerah masing – masing,” katanya menambahkan. (Ant)