Pancaroba, BPBD Masih Salurkan Bantuan Air

Suasana antri air bersih. Foto: Dokumentasi CDN

BANTUL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah kesulitan air. Hal tersebut masih dilakukan, meski saat ini Bantul sudah memasuki musim pancaroba.

“Terkait kekeringan untuk Bantul, sampai hari ini kita masih droping air bersih, bahkan memasuki musim pancaroba ini, justru paling rawan mengalami kekeringan,” kata pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto, Rabu (19/9/2018).

Penyaluran air bersih dilakukan ke wilayah yang dilaporkan mengalami kesulitan air akibat kemarau. Hal itu sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu, dan hingga kini begitu droping air bersih masih berlanjut. Hal itu dikarenakan, saat pancaroba, sumber mata air di masyarakat persediaanya semakin menipis.

“Banyak sekali warga mengajukan permohonan untuk droping air bersih dan ini sudah kita kondisikan dengan berbagai lembaga yang lain, baik dari PMI, Tagana yang rutin bekerja sama untuk suport’ warga terdampak kemarau,” jelasnya.

Dwi menyebut, di 2018, lembaganya menyiapkan 500 tangki berisi air bersih, untuk disalurkan ke semua daerah di Bantul. Hingga pertengahan September ini, sudah disalurkan lebih dari separuh. “Yang disalurkan sudah separuh lebih, atau sekira 300-an tangki, prinsip bagi kami, Pemkab Bantul melalui BPBD berapapun (air) yang diminta masyarakat, kami akan mencukupi, walaupun dari sisi pendanaan kami sudah habis,” tandasnya.

Pemkab Bantul sudah bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Bantul, melalui dana CSR, untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih.

Wilayah di Bantul yang dilaporkan mengalami kekeringan diantaranya, sebagian wilayah Piyungan, Dlingo dan Imogiri. Kemudian wilayah Pundong dan Kasihan, juga mulai terdampak kemarau. “Dengan akan berakhirnya musim kemarau kekeringan sumber mata air makin tinggi, sehingga semakin banyak warga masyarakat yang dulunya belum minta bantuan air bersih sekarang sudah mengajukan permohonan air,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...