Asuransi Peternakan Mulai Diminati di Lamsel
Editor: Koko Triarko
LAMPUNG — Musim kemarau dengan sulitnya mencari pakan bagi ternak, sekaligus sulitnya air untuk pengairan lahan pertanian, membuat program asuransi peternakan mulai diminati. Salah satunya , asuransi usaha ternak sapi (AUTS).
Muhammad Nur, petugas Unit Pelaksana Teknik Pos Kesehatan Hewan (Poskeswan) wilayah Penengahan Bakauheni, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lampung Selatan, menyebut, AUTS sudah ditawarkan ke sejumlah petani pemilik ternak.
Muhammad Nur yang berkeliling bersama satuan tugas (Satgas) penanggulangan rabies pada hewan pembawa rabies (HPR), sekaligus melakukan pendataan pemilik ternak. Pendataan tersebut melibatkan sejumlah Kelompok Tani (Poktan) yang sebagian besar anggotanya memiliki ternak kerbau, sapi dan kambing.
Sejauh ini, ia menyebut asuransi masih menyasar pemilik ternak sapi betina dengan premi Rp40.000 per ekor, dengan nilai pertanggungan seekor sapi sebesar Rp10juta.
