Alat Masak Rusak, IRT Pilih Jasa Patri
Editor: Mahadeva WS
LAMPUNG – Jasa perbaikan alat memasak bagi sejumlah Ibu Rumah Tangga (IRT) di Lampung Selatan, menjadi pilihan untuk berhemat. Dengan jasa perbaikan, alat memasang yang rusak, masih tetap bisa dimanfaatkan dan tidak harus diganti dengan yang baru.
Suwiji (40), salah satu IRT di Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan menyebut, sebagian alat memasak miliknya saat ini tetap dipertahankan. Dia sengaja tidak membeli alat memasak baru, karena harga yang cukup mahal. Keberadaan tukang patri, sebagai ahli perbaikan alat memasak dari alumunium cukup membantu untuk memperbaiki dandang yang rusak.
Kerusakan dandang untuk memasak air tersebut, dikarenakan usia dandang yang sudah lebih dari enam tahun. Kebocoran pada bagian bawah dandang, disiasati dengan ditambal menggunakan lem dan kapas meski tidak bertahan lama. Bagi ibu rumah tangga yang memiliki cukup uang, membeli dandang baru bisa menjadi solusi. Namun Suwiji memilih menyimpan dandang menunggu tukang patri lewat.
“Jasa tukang patri lewat kadang satu bulan sekali karena tidak semua IRT memiliki alat memasak yang rusak, saat tukang patri lewat langsung dipanggil untuk memperbaiki,” terang Suwiji, Selasa (18/9/2018).
Menggunakan jasa tukang patri dilakukan, karena selisih untuk perbaikan dibanding membeli baru cukup banyak. Harga dandang baru ukuran kecil dengan diameter 20 sentimeter, Rp120.000. Sementara ongkos perbaikan hanya dipatok Rp30.000, sehingga Dia bisa berhemat puluhan ribu, dan alat memasak tersebut masih bisa digunakan lagi.
Ibu rumah tangga lain, Dianda (35), memilih memperbaiki alat memasak untuk menghemat pengeluaran. Sebagai IRT penghematan dilakukan, karena beberapa bulan terakhir, sejumlah harga komoditas pokok mengalami kenaikan. Jenis alat memasak yang kerap bisa rusak adalah wajan, dandang, dan panci. “Bagian bawah dandang jebol sehingga harus diperbaiki, dibanding membeli baru lebih baik direparasi karena lebih murah,” tandasnya.
Kebutuhan jasa patri diakui, Surya (49), warga Desa Gayam, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Sebagai ahli jasa patri, usaha memperbaiki alat memasak sudah ditekuni selama puluhan tahun. Usaha tersebut dilakukan dengan berkeliling, dari kampung ke kampung. Beberapa kecamatan yang terjangkau dari rumah diantaranya Kecamatan Palas, Sragi, Bakauheni, Penengahan. “Awalnya saya keliling dengan sepeda onthel lalu naik sepeda motor yang dimodifikasi untuk menawarkan jasa reparasi alat memasak,” tandas Surya.
Berkeliling ke pedesaan dilakukan, karena dominan warga pedesaan yang memanfaatkan jasa reparasi. Alasan lebih menghemat, menjadi pilihan IRT memanfaatkan jasa yang ditawarkannya. Harga yang ditawarkan untuk melakukan reparasi cukup bervariasi, tergantung ukuran alat memasak yang diperbaiki. Dandang ukuran kecil, dipatok berkisar Rp15.000 hingga ukuran besar Rp50.000.
Pekerjaan mereparasi alat memasak dilakukan dengan peralatan manual. Dengan menggunakan palu, gunting serta dudukan dari besi, dan alat perekat, Surya tidak menggunakan patri model lama dengan gas. Usaha yang mengandalkan keahlian tersebut, dipilih karena tidak dimiliki semua orang. Dengan usaha tersebut, Surya bisa menghidupi keluarganya sekaligus membantu para ibu rumah tangga.
Sebagai usaha kecil bermodalkan peralatan sederhana, Surya bisa menghasilkan uang untuk membiayai anaknya bersekolah hingga kuliah. Bekerja keliling menawarkan jasa, Surya bisa mengantongi Rp200.000 hingga Rp400.000 perhari.