Tiga Wartawan Rusia Tewas Ditembak di Afrika Tengah

Ilustrasi -Dok: CDN

MOSKOW – Tiga wartawan Rusia tewas di Republik Afrika Tengah (CAR). Pihak berwenang setempat mengatakan, mereka diserbu secara mendadak oleh sejumlah orang tak dikenal saat sedang melakukan pekerjaanya.

Laman berita daring Rusia, Pusat Pengendalian Penyelidikan (TsUR) menyatakan, dalam akun media sosial Facebook mereka, ke-tiga wartawan bernama Orhan Dzhemal, Alexander Rastorguyev and Kirill Radchenko tengah berada di CAR untuk menjalankan tugas jurnalistik.

Keterangan itu kemudian dibenarkan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia. Mereka menyatakan, ke-tiga orang dengan tanda pengenal milik Dzhemal, Rastorguyev, dan Radchenko telah ditemukan tewas. Jenazah mereka telah dibawa kembali ke ibu kota CAR, Bangui.

TsUR mengatakan, ketiga wartawan mereka tengah menyelidiki kegiatan kelompok Wagner, sebuah perusahaan kontraktor militer swasta yang tengah menjalankan misi rahasia untuk bertempur membela kepentingan Kremlin di Ukraina dan Suriah.

Media lokal dan internasional melaporkan, Wagner telah beroperasi di CAR sejak Rusia mengirim persenjataan ringan bagi militer di negara tersebut di 2018 ini. Selain itu, Rusia juga mengirim ratusan pengajar militer dan sipil untuk melatih angkatan bersenjata CAR. Otoritas Rusia membantah telah mempekerjakan grup Wagner untuk menjalankan misi mereka.

Sementara itu, Henri Depele, Wali Kota Sibut, kota yang terletak 200 kilometer dari Bangui mengatakan, para wartawan itu tewas Senin (30/7/3018) malam pukul 10.00 waktu setempat. Mereka diserang saat berkendara dengan mobil. Supir kendaraan yang ditumpangi para wartawan tersebut ditemukan selamat.

“Menurut penjelasan sang supir, saat mereka berada 23 kilometer dari pusat kota Sibut, sejumlah pria bersenjata tiba-tiba muncul dari semak-semak dan langsung menembaki kendaraan yang digunakan. Ketiga wartawan tewas seketika,” ungkap Depele.

TsUR menyatakan, ke-tiga jurnalis mereka terbang ke CAR pada akhir pekan lalu, dan terakhir kali menjalin kontak pada Minggu (29/7/2018) malam. Organisasi media itu didanai oleh Mikhail Khodorkovsky, seorang mantan taipan minyak Rusia yang dipenjara karena kasus korupsi dan kini tinggal di luar Rusia.

Khodorkovsky adalah salah seorang pengkritik Presiden Vladimir Putin paling keras. TsUR telah menyiarkan banyak laporan investigasi dugaan korupsi oleh pejabat-pejabat yang dekat dengan Putin.

CAR merupakan negara yang tengah mengalami pergolakan kekerasan sipil antara kelompok mayoritas Kristen dengan milisi Muslim. Pergolakan terjadi, sejak pemberontakan di 2013 berhasil menggulingkan presiden saat itu, Francois Bozize. Sebagian besar wilayah CAR kini berada di luar kendali pemerintah Bangui dan 12.000 tentara penjaga perdamaian dari PBB telah ditempatkan di sana. (Ant)

Lihat juga...