Serangan tersebut merupakan yang paling mematikan sejak 14 kelompok bersenjata menyepakati perjanjian damai pada Februari. Perjanjian tersebut dimaksudkan
Tiga wartawan Rusia tewas di Republik Afrika Tengah (CAR). Pihak berwenang setempat mengatakan, mereka diserbu secara mendadak oleh sejumlah orang tak dikenal saat sedang melakukan pekerjaanya.