Thailand Tebar Ancaman di Cabor Sepak Takraw
Editor: Mahadeva WS
JAKARTA – Jika Filipina cukup kuat di cabang olahraga (Cabor) bola basket, Thailand sangat dominan di cabor sepak takraw. Thailand-pun sesumbar bakal kembali mendominasi-nya di Asian Games Jakarta-Palembang.
Optimisme tim Negeri Gajah Putih tersebut, diungkap pelatihnya, Kamon Tankimhong, yang yakin Thailand bisa merebut emas di nomor tim tiga orang. Termasuk medali emas di nomor tim dua orang, yang baru pertama kali dipertandingkan pada Asian Games. “Kami harus dapat medali emas di nomor tim dua orang karena ini baru pertama kali dipertandingkan di Asian Games. Di nomor tim tiga orang, kami sangat yakin bisa mengamankan medali emas,” ungkap Kamon seperti dilansir laman resmi Asian Games, Senin (13/8/2018).
Optimisme Thailand bukan tanpa alasan. Sejauh ini, Thailand memang tampil cukup dominan di ajang Asian Games. Dari 33 medali emas, Thailand sudah mengamankan 22 medali. Negeri Gajah Putih, selalu menjadi yang terbaik dalam lima edisi terakhir pesta olahraga terbesar se-Benua Asia tersebut. Tim sepak takraw Thailand di Asian Games 2018 berisi 15 pemain putra.
Optimisme serupa diusung tim sepak takraw putri. Pelatih tim, Veerat Na Nongkai memastikan, timnya yang beranggotakan 12 orang, dalam kondisi siap 100 persen untuk berkompetisi pada nomor tim dan regu. Veerat memastikan, seluruh Teknik telah dipersiapkan dengan baik. Karena itu, Dia ingin tim lawan juga bersiap untuk bertanding.
Thailand siap mengamankan medali di Asian Games kali ini. “Pimpinan kami memilih agar kami tidak kalah. Memang tekanan cukup berat. Tapi saya akan alihkan tekanan ini menjadi motivasi bagi saya dan tim,” katanya.
Cabang sepak takraw Asian Games 2018, akan digelar di Ranau Hall, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang pada 19–31 Agustus 2018. 14 tim akan tampil, termasuk Pakistan akan akan tampil untuk pertama kalinya di perhelatan olahraga empat tahunan tersebut. Pada babak penyisihan tiket untuk menyaksikan laga cabor sepak takraw dijual Rp50 ribu, sedangkan pada babak final tiket dijual lebih mahal yakni Rp100 ribu.