JAKARTA – PT Pos Indonesia (Persero), masih membuka penerimaan donasi dalam bentuk uang untuk gempa lombok. Penerimaan masih akan dilakukan hingga 31 Agustus mendatang.
Dalam keterangan resmi PT Pos Indonesia, lembaga tersebut sudah menutup fasilitas pengiriman gratis bagi masyarakat yang ingin mengirimkan bantuan barang ke Lombok. Semula direncanakan, layanan tersebut akan ditutup pada 31 Agustus 2018.
Namun karena berbagai pertimbangan, layanan pengiriman barang gratis tersebut penutupannya diajukan. Diantaranya, tingginya antusiasme masyarakat untuk mengirimkan bantuan. Dalam waktu delapan hari, volume kiriman yang diterima melebihi kapasitas (tenaga dan ruang simpan) yang tersedia.
Guna menghindari keterlambatan proses penyaluran, Pos Indonesia pun memajukan penutupan pengiriman gratis. Sampai dengan 16 Agustus 2018, volume kiriman bantuan yang tiba di Kantor Pos Mataram, telah mencapai lebih dari 1.000 ton atau lebih dari 100.000 koli. Disamping itu, saat ini masih terdapat penumpukan ratusan ton dan ribuan koli di beberapa kota dan menunggu untuk diberangkatkan ke Mataram.
Membludaknya kiriman yang menggunakan fasilitas gratis ini, selain karena semangat masyarakat yang tinggi untuk saling membantu, namun juga didapati penyalahgunaan fasilitas tersebut untuk mengirim bantuan yang ditujukan kepada pribadi-pribadi maupun untuk tujuan komersial.
Akhirnya, Pos Indonesia menyalurkan distribusi kiriman yang diterima melalui BPBD Provinsi NTB. Ada-pun kiriman bantuan yang sudah diterima akan diserahkan ke BPBD Provinsi NTB jika kiriman beralamat Posko Peduli Gempa cq Kantor Pos Mataram atau Kantor Pos Selong.
Untuk kiriman yang sudah terlanjur menggunakan alamat pribadi, dan disertai dengan nomor telepon, maka penerima akan dihubungi untuk mengambil kiriman dimaksud ke kantorpos dengan menunjukkan identitas diri. Untuk kiriman yang alamatnya tidak sesuai dengan kedua ketentuan tersebut, akan diupayakan penyerahannya semaksimal mungkin disesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada.
Sebelumnya, PT Pos Indonesia menyediakan fasilitas pengiriman gratis untuk mengirimkan bantuan bagi korban bencana gempa bumi di Lombok. Hal itu sebagai bentuk kepedulian perseroan dalam membantu dan memudahkan masyarakat menyalurkan kiriman bantuan. Penyerahan bantuan yang dikirimkan melalui fasilitas pengiriman gratis ini dapat dipastikan tidak akan diklaim sebagai program bantuan PT Pos Indonesia. (Ant)