PDAM Baru Layani 76 Persen dari Jumlah Penduduk Balikpapan

Editor: Koko Trarko

Dirut PDAM Balikpapan, Haidir Effendi. –Foto: Fery Cahyanti
BALIKPAPAN — Hingga kini, jangkauan layanan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Balikpapan, baru mencapai 76 persen dari jumlah penduduk.
Jangkauan layanan itu sesuai dengan jumlah persediaan dan kapasitas air bersih di Balikpapan, yang kini belum ada penambahan. Ditargetkan, akan mencapai 100 persen, bila waduk Teritip sudah beroperasi.
Direktur Utama PDAM Balikpapan, Haidir Effendi, menjelaskan, setiap bulan upaya penambahan pelanggan dalam pelayanan pemenuhan air bersih terus dilakukan. Setiap bulan, penambahan sebanyak 275 pelanggan, sehingga pada semester I/2018 sudah terealisasi 800 pelanggan.
“Baru 76 persen jangkauan layanan. Kita selalu kejar-kejaran dengan pertumbuhan penduduk yang tiap tahun naik,” katanya, saat ditemui, Jumat (17/8/2018).
Dia menargetkan, hingga akhir tahun ini dapat menambah 2.400 pelanggan baru, yang diyakini akan tercapai. Sementara daftar tunggu pelanggan sambungan baru mencapai lebih dari 2.000.
“Target sampai akhir tahun, 2.400 karena air belum nambah. Optimis sampai akhir tahun bisa terealisasi,” sebut Haidir.
Ketika disinggung mengenai progres pembangunan waduk Teritip, pihaknya mengatakan, pembangunan fisik melalui Pekerjaan Umum sudah selesai, dan kini tahap pengisian air.
“Kalau sudah aman, sertifikat keamanan bendungannya WTP sudah jadi, akan kita operasikan. Itu sertifikat yang mengeluarkan kementerian PUPR,” imbuhnya.
Haidir menambahkan, saat ini kondisi pendistribusian air bersih ke pelanggan lancar dan tidak ada gangguan pipa bocor. “Selagi tidak ada gangguan pipa bocor, listrik mati, insyaallah akan mengalir terus,” tandasnya.
Dia juga memastikan, selama sepekan lebih tak kunjung turun hujan, pendistribusian masih aman, karena persediaan air di waduk masih beroperasi penuh, dengan kapasitas produksi 1.300 liter per detik.
“Kita produksi full 1.300 liter per detik. Belum ada pengaruh dengan kekeringan air, ini kan desainnya cukup enam bulan,” tambah Haidir.
Lihat juga...