Mantan Sekjen PBB Kofi Annan Wafat
ACCRA – Presiden Ghana Nana Akufo-Addo menyampaikan kesedihan besarnya di Accra, pada Sabtu (18/8/2018), sehubungan dengan berita wafatnya mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Kofi Annan.
Akufo-Addo memuji Annan, sebagai seorang diplomat internasional yang sempurna, yang sangat dihormati karena pekerjaannya. “Pemerintah dan rakyat Ghana, Ibu Negara Rebecca dan saya, sangat sedih oleh berita mengenai wafatnya, di Bern, Swiss, salah seorang rekan terbesar kami, Kofi Annan,” demikian isi pernyataan yang ditandatangani oleh presiden tersebut.
Akufo-Ado menyebut, Annan mengangkat Ghana dengan sangat tinggi, melalui posisinya. Hal tersebut semakin menguat, melalui perbuatannya yang sangat terhormat di kancah global. Akufo-Addo menggambarkan Annan, sebagai orang yang sangat percaya pada kemampuan Ghana, untuk mengukir jalurnya di jalan kemajuan dan kemakmuran.
“Tak diragukan, Dia luar biasa dalam berbagai perbuatan selama hidupnya, dan meninggalkan jejaknya berupa kenangan yang paling menyenangkan. Namanya akan selalu dikenang. Saya, atas nama seluruh rakyat Ghana, menyampaikan setulus hati belasungkawa terdalam kepada janda, yang paling dicintanya, Nane Maria, dan anak-anak tercintanya,” kata Presiden.
Akufo-Ado menginstruksikan, pengibaran bendera nasional setengah tiang di seluruh negeri tersebut. Serta di semua misi diplomatik Ghana di seluruh dunia, selama satu pekan mulai Senin. Hal itu untuk menghormati mantan negarawan internasional tersebut. Satu pernyataan dari Kofi Annan Foundation mengatakan, mantan pemimpin PBB itu wafat pada Sabtu pagi di Swiss setelah ia menderita sakit singkat. (Ant)