Sekjen PBB Kutuk Serangan Bunuh Diri di Afghanistan Timur

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres - Foto Istimewa

NEW YORK – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres mengutuk serangan bunuh diri yang terjadi di Afghanistan Timur pada Minggu (1/7/2018). Serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 19 warga sipil.

Melalui Wakil Juru Bicaranya Farhan Haq, Guterres mengatakan, setiap serangan yang ditujukan kepada warga sipil tak bisa dibenarkan. Hal itu merupakan pelanggaran terhadap hukum kemanusiaan.

Guterres mendesak, semua pihak agar melindungi warga sipil, termasuk masyarakat minoritas, dan berhenti menyerang warga sipil serta instalasi sipil. Laporan setempat menyebut, kebanyakan korban serangan adalah masyarakat Hindu dan Sikh di Afghanistan.

Pemimpin PBB tersebut berjanji, badan dunia itu akan membela rakyat dan Pemerintah Afghanistan saat mereka berjuang mencapai perdamaian dan perujukan bagi negara mereka. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mendoakan agar yang cedera cepat sembuh.

Seorang pembom bunuh diri menyerang rombongan orang Sikh dan Hindu, yang sedang dalam perjalanan untuk bertemu dengan presiden Afghanistan di Kota Jalalabad, Afghanistan Timur. Tidak kurang dari 19 orang tewas dan 20 orang lagi cedera, termasuk anak kecil. (Ant)

Lihat juga...