Merantau ke Malaysia Sudah Mentradisi di Flotim
Editor: Koko Triarko
LARANTUKA – Merantau bagi warga kabupaten Flores Timur (Flotim), baik yang berasal dari Pulau Solor, Adonara maupun Flores daratan, sudah menjadi tradisi yang berlangsung lama sejak 1960-an, dan terus terjadi hingga kini, terutama dengan menjadi tenaga kerja di Malaysia.
“Merantau memang sudah menjadi kebiasaan, apalagi merantau dan bekerja di Malaysia maupun menetap di Negeri Jiran tersebut. Namun, hampir semua warga Flotim yang berangkat dan menjadi Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia berangkat secara ilegal,” sebut Noben da Silva, Aktivis Buruh dan HAM, Senin (16/7/2018).
