Melepas Kepenatan dengan Guyuran Air Terjun Jaran Kurus Lombok
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
LOMBOK — Berbicara keindahan objek wisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat, terutama Pulau Lombok yang di mata sebagian wisatawan kerap disebut sebagai kepingan surga kecil rasanya memang tidak berlebihan dan tidak akan ada habisnya untuk dikupas, dengan sederetan objek wisata unggulan.
Salah satu objek yang selalu mengundang perhatian wisatawan untuk dikunjungi sebagai tujuan liburan adalah air terjun dengan jumlahnya mencapai ratusan dan sebagian besar terdapat di kawasan Rinjani.
Air terjun jaran kurus, salah satu destinasi yang masih sangat alami dan belum banyak terjamah wisatawan dapat menjadi alternatif menghabiskan liburan akhir pekan.
“Air terjun dengan guyuran airnya yang terkenal dingin dan segar, mampu memberikan sensasi tersendiri bagi wisatawan yang datang dan mandi di bawahnya. Rasa letih selama menempuh perjalanan menuju lokasi akan terbayar ketika sudah sampai,” kata Dani, warga asal Lombok Barat, Minggu (29/7/2018).
Mandi dengan cara mengguyurkan sekujur tubuh di bawah air terjun, tambah Dani, juga akan mampu menghilangkan rasa penat. Guyuran air terasa menusuk masuk ke dalam badan. Badan dan otot yang tadinya tegang dan letih terasa segar.
Air terjun jaran kurus menjadi satu dari sekian banyak air terjun di Lombok yang patut untuk dikunjungi. Terletak di desa Pakuan kecamatan Narmada Lombok Barat.
Luluk, warga asal Desa Batujai, Lombok Tengah mengaku paling suka liburan ke objek wisata air terjun dibandingkan liburan pantai. Selain tidak panas, ia juga bisa cuci mata melihat hijaunya pemandangan kawasan hutan sekitar.
Air terjun Jaran Kurus memiliki keindahan yang masih sangat alami. Selain belum banyak terjamah wisatawan, letaknya juga tidak jauh dari kota Mataram, hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit.
“Objek wisata air terjun asik, banyak hal bisa dieksplorasi, dibandingkan liburan ke pantai, panas,” katanya.
Untuk mencapai lokasi air terjun. Pengunjung hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit dengan berjalan kaki sekitar 300 meter dari areal parkir. Agar tidak tersesat, pengunjung bisa mengikuti petunjuk arah yang disediakan warga setempat.
Tapi jangan lupa membawa perbekalan, karena di lokasi air terjun tidak terdapat pedagang makanan atau warung kelontong.
Terdapat tiga aliran air terjun dengan ketinggian masing-masing 10 meter akan membuat kita berdecak kagum. Menurut pihak pengelola meski belum begitu populer namun pengunjung yang datang biasanya didominasi wisatawan asing.
Berdasarkan cerita yang berkembang pada masyarakat setempat, dinamakan air terjun Jaran Kurus karena aliran air terjun yang tidak terlalu lebar dan tinggi.