WAMENA – Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, Papua, mulai mendistribusikan vaksin campak dan rubella. Vaksin didistribusikan untuk kebutuhan warga yang bermukim di 40 distrik yang ada di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya Dokter Willy Mambieuw mengatakan, pendistribusian vaksin campak dan rubella ke distrik terjauh seperti Trikora, sudah dilakukan dengan menggunakan helikopter. “Untuk distrik lainnya kita baru mencari kendaraan. Nanti satgas kaki telanjang atau kijang yang bertugas di sana memberikan imunisasi kepada anak-anak di daerah masing-masing setelah mereka menerima vaksin ini,” jelasnya, Kamis (26/7/2018).
Vaksin yang sedang didistribusikan ke distrik, difokuskan untuk diberikan kepada anak-anak sekolah. Untuk Agustus, distribusi mensasar siswa di sekolah. Sementara distribusi mensasar Puskemas dan Posyandu. “Total vaksin saya belum tahu pasti, namun yang jelas itu tergantung jumlah anak sekolah usia 5 sampai 15 tahun,” tambahnya.
Dokter Willy mengimbau, seluruh orang tua di Jayawijaya untuk membawa anak mereka ke puskesmas untuk mendapatkan vaksin campak dan rubella. “Sebab risiko paling fatal jika tidak divaksin adalah anak yang sakit bisa mengalami kekurangan pendengaran, infeksi selaput otak, kebutaan dan bisa menjadi cacat,” katanya.
Pemberian vaksin imunisasi dan rubella di wilayah Jayawijaya, direncanakan mulai dilakukan pada Agustus bersamaan dengan kabupaten lain. “Pencanangannya di Kantor Bupati Jayawijaya dan akan diikuti oleh seluruh Puskesmas. Kami sudah berkoordinasi dengan Puskesmas yang akan melakukan imunisasi dan jumlah anak yang akan divaksin,” pungkasnya. (Ant)