Pengerjaan Jalan Tol Trans Sumatera, Ditutup Sementara

Editor: Satmoko

LAMPUNG – Operasional Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) segmen satu sepanjang 8,9 kilometer untuk sementara waktu ditutup sejak diresmikan oleh Presiden Jokowi pada bulan Januari lalu. Penutupan tol sementara tersebut merupakan dampak pekerjaan erection girder di stationing (STA) 2+237 Bakauheni Lampung Selatan.

Tigor Siregar  petugas patroli jalan tol dari PT. Hutama Karya selaku pengelola JTTS ruas Bakauheni-Terbanggibesar menyebut, erection girder merupakan kegiatan pemasangan balok girder ke tumpuan untuk pembuatan jembatan.

Titik tumpu jembatan tersebut digunakan untuk mengganti box terowongan di Dusun Bunut Desa Bakauheni yang mengalami masalah. Imbas dari pemasangan erection girder tersebut PT. Pembangunan Perumahan (PP) melalui Yus Luqman selaku project manager proyek Tol Trans Sumatera Paket 1 ruas Bakauheni-Sidomulyo, menutup sementara operasional JTTS.

Tigor Siregar, petugas patroli JTTS dari PT.Hutama Karya di gerbang tol Bakauheni Utara [Foto: Henk Widi]
Pengerjaan erection girder di STA 2+237 dijadwalkan sejak Minggu (3/6) hingga Senin (4/6) mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Sebagai langkah antisipasi penutupan akses JTTS di gerbang tol Bakauheni Utara dan Bakauheni Selatan sejumlah rambu dan petugas disiapkan menghindari kendaraan masuk ke tol trans Sumatera.

Arus kendaraan dari pelabuhan Bakauheni menuju ke Bandarlampung dan sebaliknya menurut Tigor diarahkan melalui Jalan Lintas Sumatera.

“Penutupan jalan tol sementara dilakukan demi kelancaran pekerjaan erection girder meski sejumlah kendaraan akan masuk ke tol, tapi petugas memberi pengertian sedang ada pengerjaan proyek,” terang Tigor Siregar selaku petugas patroli di gerbang tol Bakauheni Utara, saat ditemui Cendana News, Minggu (3/6/2018).

Kemacetan kendaraan di Jalinsum akses masuk ke gerbang tol Bakauheni Utara pasca penutupan sementara [Foto: Henk Widi]
Setelah proses pengerjaan selesai Tigor memastikan, segmen satu dari pelabuhan Bakauheni ke Gerbant Tol Selatan di Desa Bakauheni dan ke Bakauheni Utara di Desa Hatta sepanjang 8,9 kilometer akan kembali dioperasikan.

Sejumlah petugas disebut Tigor telah melakukan penyekatan dengan rambu-rambu dan petugas pengarah kendaraan agar tidak melintas di jalan tol. Penyempitan akses di titik proyek perbaikan erection girder membuat kendaraan tidak bisa melintas di JTTS segmen satu tersebut.

Selain petugas patroli yang disiagakan di jalan tol tran Sumatera, Tigor menyebut disiagakan juga kendaraan derek sebanyak dua unit di antaranya derek besar dan derek kecil dengan petugas setiap shift empat orang.

Selain itu kendaraan patroli disiagakan sebanyak 3 unit, dan kendaraan rescue mengantisipasi kondisi darurat. Kondisi darurat diakui Tigor bahkan telah dilakukan mengevakuasi kendaraan colt diesel bernomor polisi BE 9120 VH asal Jakarta tujuan Tanggamus.

Kendaraan derek mengevakuasi mobil terlibat kecelakaan tunggal di jalan tol [Foto: Henk Widi]
“Kendaraan mengalami kecelakaan tunggal menabrak tiang listrik di dekat STA 8+400 dan pengemudi saat ini dievakuasi ke rumah sakit Bob Bazaar,” terang Tigor.

Roby, salah satu petugas derek menyebut, kecelakaan tunggal di STA 8+400 terjadi saat JTTS segmen satu masih dioperasikan pada pagi hari. Pengemudi kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali sehingga menabrak tiang listrik dan masuk ke selokan.

Imbasnya pengemudi yang belum diketahui identitasnya tersebut dilarikan ke rumah sakit dan kendaraan dalam kondisi rusak parah.

Dampak penutupan sementara jalan tol segmen Bakauheni Selatan ke Bakauheni Utara mengakibatkan kemacetan sejumlah kendaraan di pintu masuk gerbang tol Bakauheni Utara.

Kemacetan disebabkan sejumlah kendaraan harus terhenti sebelum masuk ke gerbang Tol Bakauheni Utara yang harus dialihkan ke Jalan Lintas Sumatera.

Sejumlah petugas patroli jalan tol juga disiagakan di akses masuk ke jalan tol setelah keluar dari pelabuhan Bakauheni. Jika semula pengendara kendaraan roda empat atau lebih bisa masuk tol, sementara waktu diarahkan menggunakan Jalan Lintas Sumatera.

Pengerjaan erection girder dari pantauan Cendana News terlihat sejumlah tiang penopang sedang dikerjakan petugas. Tiang penopang tersebut menjadi pelengkap awal pembuatan upper pass bagi masyarakat di Bakauheni.

Khususnya di Dusun Bunut yang sudah dibuatkan box terowongan namun terlalu sempit dan mengalami keretakan. Sejumlah alat berat terlihat dikerahkan mengerjakan proyek erection girder di STA 2+237 tersebut.

Lihat juga...