Plt. Direktur Utama Bank Kalsel, Gusti Agus Permana. -Foto: Arief Rahman
BANJARMASIN – Bank Kalsel mengklaim telah mempersiapkan diri untuk bisa memberikan layanan perbankan yang optimal untuk menghadapi momen libur panjang Lebaran tahun ini.
Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama Bank Kalsel, Gusti Agus Permana, mengatakan, dana kas yang telah disediakan mencapai Rp1 triliun, yang bisa digunakan oleh nasabah untuk berbagai keperluan.
“Itu sudah termasuk alokasi untuk gaji PNS, THR, gaji ke-13 hingga alokasi untuk penarikan dana nasabah”, tegasnya, Senin (4/6/2018).
Jika berdasarkan data tahun lalu, untuk tahun 2016 lalu kebutuhan uang kas selama momen lebaran hanya mencapai Rp500 miliar. Lalu, pada 2017 naik menjadi Rp750 miliar.
“Untuk tahun ini, kami prediksi pasti ada kenaikan, apalagi dengan diberikannya pula THR untuk pensiunan dan tenaga honorer. Namun, dengan persiapan uang kas mencapai Rp1 triliun, kami optimis angka tersebut sudah lebih dari cukup,” tambahnya.
Bukan hanya penyediaan uang kas yang lebih besar, Bank Kalsel juga terus berupaya menjaga, agar layanan ATM untuk layanan tarik tunai dan transfer selama momen libur lebaran bisa dinikmati oleh masyarakat tanpa ada gangguan.
“Kita selama momen libur lebaran ini akan terus intens melakukan kontrol ATM Bank Kalsel di lapangan. Ada sekitar 231 unit ATM tarik tunai dan 1 unit ATM setor tunai yang dimiliki oleh Bank Kalsel saat ini untuk melayani nasabah,” tambahnya.
Pada momen libur lebaran kali ini, operasional Bank Kalsel akan tutup mulai dari 11 – 18 Juni 2018. Lalu, akan kembali dibuka secara terbatas pada cabang yang ditunjuk oleh Cabang Utama pada 19 – 21 Juni 2018. Untuk buka secara penuh akan dimulai pada 21 Juni 2018.
“Walau tutup selama momen libur lebaran, nasabah tetap bisa melakukan berbagai transaksi perbankan di Bank Kalsel melalui mobile banking. Baik untuk layanan transaksi pemindahbukuan atau pun pembayaran kewajiban tagihan seperti air, listrik, telpon, PBB hingga pembayaran lainnya,” pungkasnya.