Kehadiran Titiek Soeharto Suntikkan Semangat Warga Lereng Merapi

Editor: Satmoko

YOGYAKARTA – Kehadiran Putri Presiden RI ke-2 HM Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau akrab pula disapa Titiek Soeharto diharapkan dapat memberikan suntikan semangat baru bagi warga lereng Gunung Merapi. Khususnya dalam menghadapi situasi dan kondisi Gunung Merapi yang kembali aktif dan mengalami erupsi belakangan ini.

Hal itu diungkapkan salah seorang tokoh masyarakat sekaligus Lurah Kepuharjo, Heri Suprapto, saat menerima kunjungan Titiek Soeharto yang menemui warga lereng Gunung Merapi di gedung Serba Guna Huntab Pagerjurang, Cangkringan, Sleman, Minggu (3/6/2018).

“Kehadiran ibu Titiek Soeharto ini mudah-mudahan bisa menambah semangat serta membawa ketenangan dan ketentraman bagi warga lereng Merapi meski sedang ada erupsi,” ujarnya.

Titiek Soeharto sendiri mengunjungi warga lereng Gunung Merapi di Kecamatan Cangkringan untuk melihat kondisi mereka. Dalam kesempatan itu Titiek Soeharto juga berkesempatan memberikan bantuan paket sembako pada ratusan warga di Glagaharjo, Kinahrejo dan Umbulharjo.

Titiek Soeharto memberikan bantuan paket sembako secara langsung pada warga lereng Gunung Merapi di gedung Serba Guna Huntab Pagerjurang, Cangkringan, Sleman. Foto: Jatmika H Kusmargana

“Setiap Ramadan saya rutin membagikan paket sembako pada masyarakat. Salah satunya di lereng Merapi ini. Apalagi saat ini kondisi Merapi sedang erupsi. Memang bantuan ini tidak banyak. Karena itu jangan dilihat jumlahnya. Tapi niatnya, yakni untuk membantu dan menjaga silaturahmi,” ujar Titiek Soeharto.

Terkait peningkatan status Gunung Merapi dari level normal ke waspada, Titiek Soeharto berpesan agar warga senantiasa selalu waspada dan berhati-hati. Yakni dengan selalu mengikuti setiap pengumuman atau perintah pihak berwenang sebagai pihak yang paling tahu kondisi Merapi.

“Saya berpesan agar warga selalu waspada. Kalau ada pengumuman dari pemerintah, harus segera diikuti. Mudah-mudahan erupsi tidak terjadi lagi,” katanya.

Sementara itu, Juru Kunci Gunung Merapi, Mas Kliwon Surkarso Hargo atau biasa disapa Mas Asih, mengakui banyaknya warga lereng Gunung Merapi yang masih trauma dengan peristiwa erupsi tahun 2010.

Hal itu membuat mereka ketakutan sehingga banyak yang bolak-balik mengungsi saat terjadi erupsi beberapa waktu belakangan ini.

Titiek Soeharto memberikan bantuan paket sembako secara langsung. Foto Jatmika H Kusmargana

“Sebenarnya warga (yang berada di luar radius 3 kilometer dari puncak Merapi) tidak perlu mengungsi. Namun karena takut suara gemuruh, mereka mengungsi. Mungkin karena mereka trauma dengan peristiwa tahun 2010. Ini wajar, saya harap ini bisa jadi peringatan agar warga lebih waspada dan selalu ingat pada Tuhan,” ungkapnya.

Salah seorang warga lain, Mulyorejo atau Jinem (75) warga Kaliadem, mengaku bersyukur dengan adanya bantuan paket sembako dari Titiek Soeharto. Ia mengatakan, selain dapat digunakan untuk bekal sewaktu mengungsi, paket sembako juga membantu dapur warga menjelang momen lebaran ini.

“Alhamdulillah senang, bisa untuk ‘sangu’ kalau sewaktu-waktu mengungsi. Saya juga senang bisa ketemu dan salaman dengan anak Pak Harto,” katanya.

Lihat juga...