Arus Balik di Terminal Bus Terus Melonjak

JAKARTA – Moda transportasi bus umum diperkirakan akan lebih banyak mengangkut pemudik pada arus balik ketimbang pada arus mudik di lebaran kali ini. Hal itu dikarenakan, mereka yang pulang kampung menggunakan program mudik gratis bus tidak difasilitasi ketika kembali ke Jakarta.

Arus balik pemudik yang pengguna bus umum mulai terlihat di terminal-terminal bus di Jakarta sejak Minggu (17/6/2018). Lonjakan mulai terlihat pada Selasa (19/6/2018), bahkan di terminal tertentu diduga telah mencapai puncaknya.

Di Terminal Bus Kampung Rambutan Jakarta Timur, puncak arus balik Lebaran diperkirakan terjadi pada Selasa (19/6/2018), karena Kamis (21/6/2018) banyak pemudik harus kembali bekerja. “Puncak arus balik Lebaran, terjadi pada Senin (18/6/2018) atau kemungkinan pada Selasa (19/6/2018), karena hari Kamis (21/6/2018) sudah mulai bekerja,” kata Kepala Satuan Pelaksana Kepala Terminal Kampung Rambutan, Thofik Winanto, Selasa (19/6/2018).

Menurut Thofik, bus angkutan umum yang tiba di Terminal Kampung Rambutan membawa penumpang dari berbagai kota di Jawa Barat dan Banten. Jumlah penumpang yang tiba di Terminal Kampung Rambutan, pada Minggu (17/6/2018) mencapai 17.492 jiwa dengan jumlah armada 691 bus. Jumlahnya meningkat menjadi 22.044 jiwa dengan armada 734 bus pada Senin (18/6/2018).

Para pemudik yang balik melalui Terminal Kampung Rambutan, datang secara berangsur-angsur sehingga tidak terjadi puncak arus balik secara signifikan. “Ini karena waktu liburnya cukup panjang dan bus yang datang dari kota-kota di Jawa Barat dan Banten, bukan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur,” katanya.

Penumpang pengguna bus umum yang tiba di Terminal Kampung Rambutan dari Jawa Barat, rute terjauh yakni Cirebon-Kampung Rambutan, Kuningan-Kampung Rambutan, Tasikmalaya-Kampung Rambutan, serta Lebak-Kampung Rambutan. Sedangkan, bus yang banyak tiba di Terminal Kampung Rambutan dari kota Bandung, Sukabumi, dan Bogor.

“Bus rute jarak pendek dan sedang, yang hanya beberapa jam diperjalanan. Apalagi sekarang sudah ada (tol) Cipali untuk rute dari Cirebon,” katanya.

Suasana di Terminal Kampung Rambutan, cukup ramai tapi tidak terlihat penumpukan calon penumpang seperti yang terjadi ketika arus mudik. Pada arus balik, setelah bus tiba di Terminal Kampung Rambutan, para penumpang pengguna jasa bus langsung mencari kendaraan dalam kota untuk menuju tempat tinggal masing-masing.

Sementara itu, di Terminal Kalideres jumlah penumpang yang tiba hingga Selasa (19/6/2018) siang mencapai 4.539 orang dengan armada 217 bus. Jumlahnya meningkat dibandingkan pada hari sebelumnya yang mencapai 2.725 orang dengan armada 197 bus.

“Jumlah penumpang yang tiba diperkirakan mencapai puncaknya pada Rabu (20/6/2018) atau Kamis (21/6/2018) dinihari. Hal itu seiring dengan berakhirnya masa libur bersama dan Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib masuk kantor kembali mulai Kamis (21/6),” kata Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnain, di Jakarta.

Menurut Revi, kebanyakan kedatangan penumpang terjadi pada malam hari. Ia memperkirakan jumlah penumpang pada Selasa malam atau Rabu dinihari akan terus bertambah dan mencapai 5.000 hingga 5.500 penumpang. Puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada Kamis (21/6) dinihari, atau ketika masa cuti bersama berakhir. “Puncak arus balik di Terminal Kalideres diperkirakan akan terjadi pada Rabu atau Kamis dinihari. Jumlah penumpang yang tiba diperkirakan mencapai 8.000 sampai 9.000 orang,” kata Revi.

Sementara itu, sepanjang arus mudik, dihitung sejak Kamis (7/6/2018) hingga Senin (18/6/2018), Terminal Kalideres telah memberangkatkan penumpang bermudik hingga 48.395 orang, dengan jumlah bus sebanyak 3.368 bus. (Ant)

Lihat juga...