Diduga Akibar Korsleting, Rumah Warga Penengahan Ludes Terbakar
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
LAMPUNG — Diduga akibat hubungan arus pendek listrik pada alat elektronik, rumah Lasman Silalahi (46) dan Rimta Silaban (45) ludes dilalap si jago merah pada Senin (7/5/2018).
Rimta Silaban menyebutkan, saat kejadian, ia tengah memasak di dapur dan anaknya, Putri yang berusia 4 tahun tengah bermain di rumah bagian depan dan melihat asap dari dalam rumah. Ia berusaha memadamkan api serta mengeluarkan barang barang sebelum api membesar.
Rimta menyebut bahkan masih sempat berpikir untuk mengeluarkan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram agar tidak meledak dibantu warga yang juga menyiram air untuk pemadaman listrik.
Sementara anaknya sudah diselamatkan keluar rumah menghindari bahaya sehingga ia tidak sempat menyelamatkan barang berharga di dalam lemari. Saat hendak menyelamatkan barang di dalam lemari tangannya bahkan harus mengalami luka bakar hingga melepuh.
“Tidak ada yang bisa diselamatkan karena rumah terbuat dari papan dengan sejumlah barang dagangan yang mudah terbakar,” terang Rimta Silaban saat ditemui Cendana News seusai diobati oleh tim medis dari Puskesmas Penengahan.
Rimta menyebutkan, sejumlah tetangga korban dan masyarakat berusaha ikut memadamkan api meski api berkobar semakin membesar. Ia menyebut masih sempat mematikan listrik dari bagian belakang untuk menghindari rumah bagian belakang ikut terimbas kebakaran tersebut.
Kendaraan pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sebanyak dua unit yang tiba di lokasi bahkan tidak mampu memadamkan api yang sudah terlanjur membesar.
Meski demikian kendaraan pemadam kebakaran memadamkan sisa api agar tidak merembet ke rumah warga lain yang ada di tepi Jalan Lintas Sumatera KM 72 tersebut. Kabel listrik tegangan menengah yang menjuntai di atas rumah bahkan ikut terbakar akibat peristiwa kebakaran tersebut.

Lasman Silalahi dan Rimta Silaban dan enam anaknya pasca kebakaran sementara mengungsi di rumah yang sebelumnya difungsikan sebagai dapur. Lokasi kebakaran pada rumah berukuran 6×6 meter tersebut yang masih mengepulkan asap bahkan langsung dipasangi garis polisi.
Pasca kebakaran, petugas PLN Kalianda di antaranya Maryono saat ditemui Cendana News menyebut segera melakukan perbaikan jaringan listrik. Perbaikan dilakukan akibat kabel sepanjang sepuluh meter ikut terbakar.
Perbaikan tersebut diakuinya sekaligus pemangkasan sejumlah pohon pengganggu di dekat lokasi kebakaran untuk menghindari gangguan.