SOLO — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2018, hari ini secara resmi dibuka secara serentak. Di Solo, program nyata TNI bersama rakyat ini menekankan pentingnya menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. Adapun sasaran TMMD tahun ini adalah perbaikan sanitasi lingkungan.
Komandan Kodim 0735/ Surakarta (Solo) Letkol Inf Ali Akhwan dalam sambutannya menyatakan, program TMMD ini harus disukseskan bersama, yakni melalui sinergisitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta pemrintah baik pusat maupun daerah. “TMMD salah satu sarana luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai persoalan terkini,” paparnya saat pembukaan TMMD 2018 di Lapangan sangkrah, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Rabu (4/4/2018).
Menurutnya, melalui TMMD dapat sebagai sarana optimalisasi berbagai kegiatan lintas sektoral guna membantu penanggulangan kemiskinan, pengangguran dan persoalan masyarakat lainnya.
Persoalan kemiskinan dan pengangguran di Jawa Tengah masih menjadi persoalan yang pelik yang hingga saat ini belum terentaskan dengan baik. Disebutkan Dandim Solo, jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah per September 2017 lalu tercatat 4,197 juta jiwa atau 12.23 persen dari jumlah penduduk. Sedangkan jumlah pengangguran terbuka Jawa Tengah per Agustus 2017 mencapai 4,57 persen.
“Tentu kita ingin seluruh desa di Jawa Tengah semakin maju dan mandiri. Kita ingin kehidupan rakyat Jawa Tengah semakin sejahtera. Sarana prasarana fasilitas umum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat juga makin baik. Kita juga ingin masyarakat desa semakin cerdas, terampil, kreatif, dan inovatif serta mempunyai kualitas yang mumpuni sebagai modal dasar membangun desanya. Pada prinsipnya masyarakat kita harus betuI-betul dapat hidup secara baik, sehat, dan sejahtera,” urainya.
Dalam TMMD Reguler ke 101 dan Sengkuyung Tahap I Provinsi Jawa Tengah tahun 2018, ada dua sasaran yang ditekankan. Di antaranya adalah sasaran fisik yang meliputi pembangunan (peninggian) talud dan perbaikan sanitasi lingkungan di Kelurahan Sangkrah.
Sementara sasaran non fisik mulai dari peningkatan wawasan bela negara dan kebangsaan, penyuluhan agama tentang deradikalisasi paham keagamaan, sosialsiasi kesehatan dan KB serta lain sebagainya.
“Kita juga melakukan penyuluhan sanitasi lingkungan perumahan dan pengelolaan air limbah domestik. Penyuluhan tentang buta aksara lanjutan dan pertanian dalam rangka program swasembada pangan juga kita galakkan,” tandasnya.

Pembukaan TMMD Reguler ke 101 ini juga dihadiri Wali Kota Solo FX hadi Rudyatmo, Waka Polresta Solo AKBP Andi Rifai’i, Letkol CTP Agus Mulyanto sebagai Dansadik Bata Pusdiktop, Mayor CPM Muhdofar Spd sebagai Wadan Denpom 4 Surakarta, Lettu Inf Legiman Mewakili Danbrigif 6 Kostrad, serta Lettu Inf Sahabudin Mewakili Dan Group 2/Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura.