Tiga Pesan Mufidah Jusuf Kalla untuk Wanita Sikka

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

MAUMERE — Saat berkunjung ke Puskesmas Beru, di Jalan Kesehatan Maumere, Hj. Mufidah Jusuf Kalla menyampaikan tiga pesan untuk wanita di Kabupaten Sikka.

“Wanita di Sikka harus menjaga perilaku hidup sehat agar tubuh selalu sehat. Kesehatan sangat penting dalam hidup dan ini terkait dengan perilaku hidup itu sendiri,” sebut Hj.Mufidah Jusuf Kalla,Rabu (4/4/2018).

Para wanita di Sikka juga pesan Mufidah jangan lupa melakukan deteksi dini kanker. Bila ditemukan adanya gejala maka bisa segera diobati dan berpeluang besar untuk sembuh.

“Terkait penyakit Tuberkulosis pemerintah sudah mencanangkan gerakan Temukan Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis (TOSS TBC). Gerakan ini harus dijalankan secara konsisten di daerah,” pesannya.

Tiga pesan ini juga disampaikan secara tertulis pada sebuah spanduk berwarna putih dan ditanda tangani oleh Mufidah Jusuf Kalla agar segenap tenaga kesehatan di kabupaten Sikka bisa membaca dan menjalankannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, dr.Maria Bernadina Sada Nenu, MPH saat dikonfirmasi Cendana News menjelaskan bahwa kedatangan Mufidah Jusuf Kalla dan rombongan ke Puskesmas Beru adalah untuk melihat secara langsung Kegiatan Pelayanan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan metode IVA.

“Target peserta yang akan diperiksa IVA sebanyak 1.000 orang yang akan dilayani selama dua hari, tanggal 4 dan 5 April pada setiap puskesmas yang ada. Hari ini (Rabu 4/4/2018) ada 154 peserta,” jelasnya.

Lebih lanjut, sebagaimana disampaikan kepada Mufidah Jusuf Kalla, Maria menjelaskan bahwa Sikka masih mengalami kendala terkait dengan pelayanan deteksi dini kanker leher rahim. Saat ini tenaga yang ada 17 orang bidan terlatih, 4 dokter umum dengan 1 set peralatan criotherapy.

“Kendala lain yang dihadapi adalah masih rendah pelaksanaan promosi ke masyarakat sehingga belum banyak yang tahu dengan pelaksanaan kegiatan ini,” ungkapnya.

Dari tahun 2015 hingga tahun 2017, terang Maria, jumlah perempuan yang sudah diperiksa IVA baru 1.441 orang, dengan IVA positif ada 178 orang dan yang melanjutkan Criotherapy hanya 8 orang.

“Untuk itu sangat diharapkan dukungan dari pemerintah pusat baik untuk pelatihan tenaga kesehatan khusus pemeriksaan IVA dan bantuan peralatan,” harapnya.

Usai menyampaikan arahan Mufidah Jusuf Kalla dan rombongan menyalami para ibu yang akan melakukan pemeriksaan IVA serta undangan lain yang hadir. Setelahnya meninggalkan Puskesmas Beru.

Lihat juga...