Minahasa Dapat Bantuan Perluasan Pajale 76.000 Hektare

Ilustrasi - Dok: CDN

MINAHASA  – Kabupaten Minahasa mendapatkan bantuan pertanian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) sarana produksi untuk perluasan padi, jagung dan kedele (pajale) 76.000 hektare (Ha).

“Bantuan yang diberikan untuk perluasan areal padi ladang 20.000 ha, padi sawah 1.000 ha, jagung 45.000 ha dan kedele 10.000 ha,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut, Novly Wowiling di Tondano, Minggu.

Novly mengatakan bantuan ini disalurkan ke Minahasa karena merupakan salah satu daerah yang menjadi target guna meningkatkan produksi pada sektor pertanian.

“Sebagai salah satu daerah sentra pertanian, Kabupaten Minahasa mendapat perhatian serius dari Pemprov Sulut sekaligus menopang percepatan pada sektor pertanian yakni dengan memberikan bantuan kepada petani,” kata Novly.

Ia mengatakan bantuan disalurkan melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Sulut kepada perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa.

Khusus di Kecamatan Tombariri Timur, bantuan diserahkan secara simbolis dalam acara temu teknis Gerakan Tanam-Panen/Brigade Alsintan Distanak Sulut dan Dinas Pertanian bersama petani dan penyuluh Kabupaten Minahasa di Lolah, Jumat (27/4) lalu.

Ia mengatakan pada prinsipnya Pemprov Sulut dan Pemkab Minahasa akan bersinergi dalam mendorong percepatan sektor pertanian di daerah ini.

“Kami akan turun ke desa-desa untuk memberikan bantuan bagi petani baik lahan maupun alat, sehingga percepatan pergerakan pertanian akan terwujud,” tuturnya.

Ia mengatakan untuk memudahkan peningkatan produksi pertanian bagi petani di kecamatan tersebut, pemerintah juga meminjamkan alat pertanian seperti hand traktor roda dua dan roda empat serta hand sprayer untuk pengolahan pupuk.

Penyerahan bantuan disaksikan langsung Camat Tombariri Timur Herlina Rori, Danramil Tombariri Kap Inf Jules Warouw, Kapolsek Tombariri Iptu Andri Untu serta Ketua BPMJ GMIM Imanuel Lolah Pdt Meynie Kolinug Adam.

Kepala Dinas Pertanian Minahasa Suhban Torar mengatakan untuk hand traktor akan digilir dari desa satu ke desa yang lain. Minimal dapat membantu petani dalam pengolahan tanah sampai siap tanam. Tidak ada biaya sewa, petani cukup menyediakan solar untuk bahan bakar operasional alat.

Sesuai data, jumlah petani di Tombariri Timur yang teralokasi ada sebanyak 75 kelompok dengan luas lahan tanam sebesar 2.080 hektare baik tumpang sari jagung dan padi ladang. Bantuan pun diserahkan di Desa Pinaesaan Kecamatan Tompaso berupa sarana produksi pajale disalurkan kepada petani.

Sebanyak 15 kelompok tani menerima bantuan jagung, lima kelompok tani menerima bibit bawang merah masing-masing satu hektare dan satu kelompok tani menerima bibit bawang putih. Untuk alat mesin pertanian meliputi empat unit hand traktor dipinjamkan secara bergilir kepada kelompok tani untuk membantu percepatan pertanian di Kecamatan Tompaso.

Sementara untuk gerakan tanam di kecamatan tersebut dilakukan di lokasi kelompok tani Getsemani Tompaso berupa penanaman jagung di lahan seluas 1,5 hektare. (Ant)

Lihat juga...