Kabupaten Samosir Miliki Tiga Potensi Penting Wisata

Batu Kursi, salah satu situs sejarah di kabupaten Samosir. dok Samosirkab

SAMOSIR, SUMUT — Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, memiliki alam indah, budaya khas dan situs sejarah ratusan tahun yang menjadi andalan untuk pengembangan pariwisata kawasan Danau Toba.

“Tiga potensi itu harus dilestarikan dan disyukuri. Dipoles dan dikembangkan untuk menjadi tujuan wisata,” kata Bupati Samosir Rapidin Simbolon pada even Festival Gondang Naposo di Pantai Tandarabun, Danau Toba, Jumat.

Festival tahunan itu secara rutin dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Samosir guna memperkokoh keberadaan budaya supaya tidak tergerus arus modernisasi dan menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Untuk pengembangan potensi daerah, Pemerintah Kabupaten Samosir berupaya menjalin kerja sama dengan kabupaten/kota seidentik, seperti Banyuwangi dan Bandung.

Pariwisata, kata Bupati, mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat jika dikembangkan secara maksimal dengan melibatkan semua unsur.

Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kreativitas warga dan kelompok sadar wisata yang mengembangkan kawasan Danau Toba.

Sebagian lain, menciptakan objek wisata baru, seperti Pantai Pasir Tandarabun, Kecamatan Simanindo yang berada di pesisir perairan Danau Toba.

“Mari kita kembangkan bersama Samosir menjadi destinasi internasional,” kata Rapidin.

Tokoh masyarakat Samosir, Jonsaidi Situngkir berharap pemerintah setempat tetap pada kepedulian dalam upaya menggali dan mengembangkan budaya leluhur.

“Penyelenggaraan even festival dan pagelaran seni budaya perlu terus diadakan dan diperbanyak,” katanya.[ant]

Lihat juga...