Inter Tersungkur di Kandang Torino

Editor: Satmoko

Adem Ljajic mencetak gol tunggal penentu kemenangan Torino atas Inter Milan. Foto: torinofc.it

TORINO – Rekor panjang tak pernah kalah dari Torino yang dipegang Inter Milan, akhirnya berakhir. Minggu malam, untuk pertama kalinya dalam 24 tahun, Inter Milan harus mengakui keunggulan tuan rumah di Stadio Olimpico Grande Torino.

Bagi Torino, satu gol yang dicetak Adem Ljajic ke gawang mantan klubnya sendiri, cukup untuk mengamankan tiga angka. Kemenangan ini sekaligus kado manis bagi Walter Mazzarri yang untuk pertama kalinya bertemu mantan klub sejak dipecat November 2014 silam.

Sebelum kekalahan menyakitkan yang diderita Inter, Nerazzurri tidak pernah kalah pada 21 laga dari 23 laga di semua kompetisi yang digelar kontra Torino. Dan The Granata tidak pernah mengalahkan Inter sejak Februari 1994.

Mengawali laga, tuan rumah tampil cukup gemilang. Iago Falque sayangnya gagal memaksimalkan bola matang hasil umpan dari Ljajic. Meski begitu, Salvatore Sirigu dipaksa tidak lengah setelah Ivan Perisic melepas tembakan langsung ke arah gawang.

Sirigu kembali menunjukkan performa menawan saat menepis tembakan voli dari Mauro Icardi. Perisic kembali memberikan ancaman setelah berhasil memenangkan duel udara menyambut bola hasil sepak pojok. Sayang, sundulan kepalanya masih melambung di atas mistar gawang.

Sirigu menjadi pemain yang cukup sibuk. Candreva giliran memberi ancaman serius, sedangkan Andrea Belotti gagal memaksimalkan asis dari Nicolas Burdisso. Menit 36, Torino akhirnya membuka keunggulan melalui Aden Ljajic.

Eks Inter Milan ini mengonversi bola hasil umpan silang dari Lorenzo De Silvestri. Kendati berhasil membobol gawang Inter yang dikawal Samir Handanovic, namun Ljajic menolak melakukan selebrasi atas keberhasilannya itu.

Torino masih menghasilkan sejumlah peluang di antaranya melalui Iago Falque dan De Silvestri. Namun, skor 1-0 tetap  bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Torino masih terus berusaha menambah keunggulan. Namun peluang yang dihasilkan masih belum membuahkan gol. Sebaliknya, Inter tak tinggal diam. Milan Skriniar memaksa Sirigu bekerja keras mengamankan gawangnya agar tidak kebobolan.

Inter kembali mengancam melalui Perisic, tapi lagi-lagi Sirigu tampil cukup apik menghalau bola. Rafinha juga mengancam Sirigu, namun bola hasil tembakannya bisa dimentahkan. Hingga laga berakhir, Inter tetap gagal mencetak gol penyeimbang.

Dengan hasil ini, Inter masih berada di urutan empat klasemen sementara Serie A dengan koleksi 59 poin. sedaangkan Torino berada di urutan 10 klasemen dengan koleksi 45 poin.

Lihat juga...