BPBD Jambi Jamin Logistik untuk Warga Terdampak Bencana
JAMBI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, menyatakan, logistik untuk warga di daerah itu jika terdampak bencana seperti banjir, longsor, angin puting beliung dan kebakaran sudah tersedia dan mencukupi.
“Logistik kita siap, meskipun sudah disalurkan ke masing-masing kabupaten kota, di provinsi masih tersedia,” kata Kepala BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, di Jambi, Rabu (25/4/2018).
Bahkan dalam waktu dekat, BPBD kembali akan mengajukan permintaan logistik ke pemerintah pusat, mengingat curah hujan di provinsi itu masih tinggi.
Namun, dia menyarankan pemerintah kabupaten dan kota untuk menganggarkan penyediaan logistik seperti beras dan makanan siap saji untuk warga terdampak bencana, agar daerah lebih mandiri dan tidak selalu mengandalkan pemerintah provinsi.
“Dalam berbagai pertemuan saya juga sarankan agar BPBD kabupaten/kota menganggarkan logistik. Jadi supaya mereka mandiri jangan tergantung dengan pemerintah provinsi,” jelasnya.
Sementara dalam penanggulangan bencana, kata Bachyuni, BPBD juga sudah menyiapkan desa siaga bencana, baik bencana banjir dan longsor maupun bencana lainnya.
“Hal itu dilakukan agar masyarakat sudah siap mengantisipasi dampak jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” ujarnya.
Setiap tahun, lanjutnya, pemerintah provinsi menyiapkan delapan kawasan, baik desa atau pun sekolah siaga bencana. Sedangkan dari kabupaten/kota menyiapkan empat kawasan siaga bencana.
Selain itu, katanya, BPBD masing-masing daerah juga telah memetakan daerah-daerah rawan bencana, seperti banjir dan longsor sebagai upaya penanggulangan cepat.
Terkait penanggulangan kebakaran lahan dan hutan (karhutla), BPBD Provinsi Jambi bersama pihak terkait juga telah siap mengantisipasi. Sebab, diperkirakan minggu kedua Bulan Mei sudah memasuki musim kemarau.
“Persiapan karhutla sudah kita lakukan, mungkin sekitar minggu kedua Mei kita sudah waspada 1 karhutla. Kemudian kita lakukan rapat dengan Forkopimda untuk persiapan menetapkan status siaga darurat karhutla,” katanya. (Ant)