80 Desa di Situbondo Belum Cairkan Dana Desa
SITUBONDO – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat dari 132 desa yang tersebar di 17 kecamatan, 80 desa belum bisa mencairkan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa (ADD/DD) 2018.
“Hingga saat ini baru ada 52 desa yang bisa mencairkan ADD/DD Tahun Anggaran 2018, sedangkan 80 desa lainnya sebagian masih ada yang dalam proses pengajuan,” ujar Kepala Bidang Pemerintah Desa pada Dinas PMD Pemkab Situbondo, Yogie Krispian Sah di Situbondo, Sabtu.
Sebagian besar dari 80 desa yang belum bisa mencairkan ADD/DD tahun 2018, lanjut dia, karena belum menyelesaikan surat pertanggungjawaban (SPJ) dan APBDes Tahun 2018.
Selain itu, katanya, juga ada sedikit kendala pencairan ADD/DD dengan adanya perubahan posting aplikasi keuangan desa dan sehingga banyak yang terlambat mencairkan tahap pertama ADD maupun DD.
“Saat ini masih banyak desa dalam proses pengajuan pencairan ADD dan DD, dan kami berharap pencairan bisa cepat rampung agar pada bulan Juli 2018 desa sudah bisa melakukan pencairan tahap kedua,” katanya.
Yogie menjelaskan untuk pencairan ADD dilakukan dua tahap dalam setahun, sementara bantuan dana desa dilakukan tiga kali tahapan. Tahap pertama 20 persen sedangkan tahap kedua dan ketiga 40 persen.
Berdasar data yang diperoleh, pada 2018 bantuan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa naik menjadi sekitar Rp213 miliar dan Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan 2017 yang hanya sekitar Rp201 miliar. Sebanyak 132 desa di Kabupaten Situbondo menerima bantuan ADD/DD mulai Rp1,1 miliar hingga Rp1,6 miliar. (Ant)