Komunitas Sepeda Menemui Sandiaga Meminta Lahan Parkir Aman

Editor: Irvan Syafari

JAKARTA —- Komunitas sepeda Rocketers mendatangi Balai Kota DKI Jakarta untuk bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Maksud kedatangannya mereka meminta supaya Pemerintah Provinsi DKI berkomitmen memegang amanah yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, yang mengatur pengadaan jalur sepeda dan trotoar.

“Kami mengingatkan pemerintah kami butuh transportasi di mana bisa ramah untuk pengguna sepeda lipat atau jenis sepeda lainnya,” ujar salah satu perwakilan Rocketers, Lutfi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (7/3/2018).

Dia mengaku terlebih dahulu sudah mengirimkan surat ke Sandiaga, setelah meninggalnya rekan pesepeda, Raden Randu Syafiek beberapa waktu lalu. Produser sbeuah stasiun televisi swasta ini ditabrak mobil ketika mengayuh sepeda.

Selain itu dia menyampaikan beberapa permintaan kepada pemerintah di antaranya, penyediaan jalur sepeda yang mulus dan bebas lubang dan penataan gorong-gorong di pinggir jalan.

“Harus dipastikan fasilitas-fasilitas di jalan raya tetap ramah untuk pesepeda seperti gorong-gorong dan jalan mulus, aman dari lubang,” ucapnya.

Komunitas meminta pemilik gedung menyediakan ruang mandi, ruang ganti serta lahan parkir bagi pesepeda, yang aman dan nyaman.

“Bagaimana bisa beraktivitas setelah bersepeda, jika tidak ada tempat untuk mandi dan menyimpan sepeda dengan aman dan nyaman,” imbuhnya.

Sementara Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyambut baik masukan dari komunitas sepeda dia menyambut baik. Dia berjanji segera mengevaluasi keberadaan fasilitas-fasilitas bagi pesepeda di Ibu Kota Jakarta.

“Sebetulnya yang diinginkan oleh komunitas ini selain evaluasi jalur sepeda, lebih ke arah perilaku pengguna jalan yang memberikan rasa nyaman dan keamanan serta keselamatan para persepeda,” ucap Sandiaga.

Menurut mantan pengusaha itu percuma bila adanya jalur sepeda yang baik, tetapi kalau perilaku pengguna jalan ugal-ugalan. Pemrov akan mengingatkan pemilik gedung di pinggir jalan raya untuk menyediakan ruang ganti serta kamar mandi bagi masyarakat, yang berangkat ke tempat kerjanya menggunakan sepeda sebagai moda transportasi dan juga lahan parkir bagi pesepeda.

“Satu menyediakan ruang ganti dan kamar mandi untuk teman-teman ini (Komunitas Rocketers). Karena mereka semua kesehariannya melakukan ini. Serta untuk kantor yang seperti itu juga diingatkan diberikan tempat untuk menaruh sepeda karena banyak sekali kejadian sepeda hilang, apalagi sepeda kini harganya sudah mahal,” ujar Sandi.

Dia menyambut baik usulan dari komunitas sepeda tentang bersepeda dilakukan setiap hari Jumat untuk menuju tempat kerja. Pemprov akan menyediakan mobil-mobil yang dilengkapi pancuran air (shower) untuk masyarakat ke tempat kerjanya menggunakan bersepeda.

“Ada usulan dan saya langsung menyambut baik untuk (khususnya) di Jakarta bersepeda setiap hari Jumat. Nanti dukungan Pemprov mengenai mobil-mobil toilet keliling yang dilengkapi oleh shower bisa hadir di beberapa titik. Sehingga kami bisa mendorong lebih banyak lagi masyarakat untuk bersepedadi DKI,” paparnya.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh komunitas sepeda lainnya Bike to Work dan MTB Federal Indonesia (MBTFI).

Lihat juga...