Calon Jemaah Haji 2018 Sumbar Bisa Langsung Terbang ke Jeddah

Editor: Irvan Syafari

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama RI, Nizar Ali/Foto: M. Noli Hendra.

PADANG — Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama RI, Nizar Ali mengatakan, khusus Sumatera Barat akan mendapat kemudahan soal pelayanan penerbangan, yakni bisa terbang langsung dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Jeddah, Saudi Arabia, melalui maskapai penerbangan Garuda Indonesia.

Pada tahun sebelumnya ribuan calon jemaah haji asal Sumatera Barat harus transit dari BIM ke Jakarta dan barulah terbang ke Jeddah. Namun, kini semenjak adanya rute penerbangan langsung dari BIM-Jeddah, akan memudahkan calon jemaah haji untuk menuju tanah suci.

“Keberangkatan calon jemaah haji dari Sumatera Barat pada tahun ini tidak akan seperti tahun lalu. Sekarang maskapai penerbangan Garuda Indonesia sudah membuka rute BIM-Jeddah,” katanya di Padang, Rabu (7/3/2018).

Untuk itu, Nizar berharap dengan adanya rute penerbangan BIM – Jeddah itu, kepada Embrakasi Haji Padang dapat meningkatkan pelayanan lebih lagi. Artinya dengan adanya jumlah calon jemaah haji asal Sumatera Barat pada tahun ini 4592 orang, maka akan ada 14 kelompok terbang (kloter).

“Padang sudah memiliki akses yang mudah, karena sudah ada penerbangan langsung ke Jeddah, hal ini sangat bagus, dan saya minta memaksimalkan hal tersebut. Sehingga tidak ada kasus-kasus yang muncul seperti sebelumnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, maskapai Garuda Indonesia telah rute BIM-Jeddah telah beroperasi sejak November 2017 lalu. Dengan layanan penerbangan charter khusus penumpang Umrah di rute BIM-Jeddah pulang pergi.

“Rute penerbangan BIM – Jeddah yang ada itu telah dioperasikan untuk membawa para jemaah umrah. Tentunya dengan adanya rute itu bisa dimanfaatkan untuk mengangkut para calon jemaah haji,” sebutnya.

Sebelumnya, Direktur Cargo Garuda Indonesia Sigit Muhartono mengatakan penerbangan charter BIM – Jeddah tersebut akan dilayani sebanyak 24 kali dalam periode waktu antara 12 November 2017 hingga 6 Juni 2018, dengan menggunakan armada Airbus 330-300 all Economy Class berkapasitas 306 kursi, yang dilengkapi dengan inflight entertainment yang akan memberikan kenyamanan dan hiburan bagi para penumpang selama perjalanan.

Ia menyebutkan, layanan penerbangan charter tersebut adalah bentuk komitmen perusahaan sebagai maskapai flag carrier yang berasal dari salah satu negara dengan jumlah umat muslim terbesar di dunia, untuk senantiasa berupaya memberikan kemudahan bagi umat Muslim Indonesia untuk melaksanakan perjalanan ibadah ke tanah Ssuci.

“Dengan adanya penerbangan charter BIM-Jeddah itu, kami berharap dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat Sumatera Barat untuk melakukan penerbangan langsung Jeddah yang tentunya akan sangat menghemat waktu dan biaya.” ujarnya.

Lihat juga...