Susul Waketum, Satu Exco PSSI DIY Ikut Mundur
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
YOGYAKARTA — Persoalan yang menimpa Asprov PSSI DIY kian rumit. Belum selesai persoalan mundurnya wakil ketua umum (waketum), Dwi Irianto, beberapa hari lalu kini persoalan baru muncul. Satu anggora executive committee (exco) pun ikut mundur.
Anggota exco yang mundur menyusul waketum adalah HR Gutoyo. Surat pengunduran diri HR dikirim kepada Komite Pemilihan PSSI DIY, Jumat (2/2/2018) siang. Tidak ada pernyataan lisan yang disampaikan anggota exco tertua tersebut.
Kendati begitu, dalam surat yang dikirimkannya, HR Gutoyo menyampaikan dengan jelas alasan pengunduran dirinya. Dalam surat itu, pria yang akrab disapa Mbah Gutoyo mengaku prihatin dengan kondisi Asprov PSSI DIY di bawah kepemimpinan Bambang Giri Dwi Kuncoro.
“Saya melihat saudara ketua umum tidak memiliki visi misi yang jelas. Hal ini membuat saya merasa tidak bisa bekerja sama lagi,” tulis Mbah Gutoyo.
Selain dikirim kepada Komite Pemilihan, surat pengunduran diri Mbah Gutoyo juga ditembuskan kepada Sekretaris Jenderal PSSI Pusat, Komite Eksekutif Asprov PSSI DIY, dan Plt Ketua Umum KONI DIY.
Pada hari pengunduran diri Mbah Gutoyo, Komite Pemilihan sejatinya mengagendakan pertemuan dengan seluruh anggota Exco guna membahas pengunduran diri Waketum Dwi Irianto. Anggota Komite Pemilihan, Ediyanto, mengatakan pertemuan dengan exco belum selesai.
Pertemuan akan dilanjutkan di kemudian hari karena pertemuan pertama tidak diikuti seluruh exco.
“Yang kemarin belum selesai karena anggotanya tidak lengkap. Dilanjutkan besok,” katanya, Sabtu (3/2/2018) sore.
Disinggung kemungkinan membahas pengunduran diri waketum sekaligus anggota exco, Ediyanto, tidak memastikannya. Ia hanya menyebut persoalan yang dihadapi Asprov PSSI DIY cukup rumit. “Pokoknya lagi ruwet,” katanya.
Sebelumnya, Dwi Irianto mengajukan surat pengunduran diri dari posisinya sebagai wakil ketua umum. Menurut Dwi, pengunduran diri dilakukan karena ia akan berkonsentrasi pada tugas sebagai anggota Komisi Disiplin PSSI Pusat.