Rumah Zakat Bandung Melatih Pemuda Desa Berwirausaha
BANDUNG — Lembaga sosial Rumah Zakat mencanangkan program Sekolah Kreatif berkolaborasi dengan “Creator School” untuk memberikan pendidikan dan pelatihan terhadap pemuda desa di Jawa Barat, agar memiliki kemampuan berwirausaha untuk membangun perekonomian.
“Bersama Rumah Zakat, saya merintis program ini yang bertujuan untuk membentuk karakter entrepreneur di desa, bahwa mereka pun mampu bersaing dan bisa sukses dalam berbisnis,” kata Kepala Sekolah Creator School, Yuswohady di Bandung, Senin (5/2).
Peserta pelatihan wirausaha tersebut berjumlah 20 orang berasal dari Banjaran, Subang, Garut, dan Pangandaran, dengan lama pembinaan selama tiga bulan di Sekolah Kreatif Rumah Zakat, Jalan Turangga, Kota Bandung.
Usai pelatihan, para peserta mempresentasikan produknya masing-masing seperti produk kuliner ciri khas daerah di antaranya Yo Krim makanan olahan eskrim dan yoghurt, lalu minuman olahan nanas dan mangga serta jenis makanan lainnya.
Yuswohady menilai, semangat anak muda untuk berwirausaha akan mendorong kemajuan desanya, hingga akhirnya dapat membesarkan nama Indonesia.
“Saya percaya Indonesia besar bukan karena kemajuan kotanya, tapi karena kemajuan desanya,” katanya.
Sementara itu, presentasi peserta pelatihan dinilai oleh Chief Operational Officer Rumah Zakat, Herry Hermawan, Kepala Sekolah Creator School juga penulis buku Middle Class Muslim, kemudian Ketua Komunitas TDA Jawa Barat, Ahmad Faisal dan desainer grafis, Eggy Anwari.
Herry menyampaikan program tersebut untuk membangun pengusaha muda desa sehingga harus terus mendapatkan pembinaan, dan pelatihan agar hasilnya maksimal.
“Pemaparan presentasi produk anak-anak sudah bagus, bila dibina lebih lama, maka mereka akan menjadi bibit pengusaha muda yang mampu mengembangkan desa mereka masing-masing,” kata Herry (Ant).